Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Menhan ‘Israel’ Sebut Netanyahu Mempersenjatai Gerombolan ISIS di Gaza

Netanyahu tidak menyangkal tuduhan bahwa pihaknya telah mempersenjatai kelompok yang berulangkali melakukan penjarahan di bawah perlindungan tentara 'Israel'

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Juni 2025 23:04 11:04 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Juni 2025 04:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Bekas Menteri Pertahanan ‘Israel’, Avigdor Lieberman, menyebut bahwa Benjamin Netanyahu telah mempersenjatai gerombolan penjahat yang terkait dengan kelompok teror ISIS.

“Berdasarkan perintah perdana menteri, Israel mentransfer senjata kepada para penjahat di Gaza yang berafiliasi dengan ISIS, sebagai penyeimbang Hamas,” ujar pria yang juga ketua partai oposisi Beytenu, pada Kamis (05/06/2025).

“Sejauh yang saya ketahui, ini tidak disetujui oleh kabinet, dan saya tidak yakin kepala staf IDF mengetahuinya. Tidak seorang pun dapat menjamin senjata-senjata ini tidak akan digunakan untuk melawan Israel,” imbuhnya.

Benjamin Netanyahu, yang menjabat sebagai Perdana Menteri ‘Israel’, tidak menyangkal pernyataan tersebut.

“Israel bertindak untuk mengalahkan Hamas dengan berbagai cara, atas rekomendasi semua kepala lembaga keamanan,” bunyi sebuah pernyataan Kantor Perdana Menteri.

Baca Juga

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Saat sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, menghadapi operasi darat brutal Israel di Gaza, kelompok perlawanan itu juga telah bertempur melawan gerombolan penjarah bantuan yang diberi kebebasan di jalur itu dan beroperasi di bawah pengawasan pasukan Tel Aviv.

Akhir bulan lalu, Quds News Network (QNN) melaporkan bahwa Yasser Abu Shabab, pemimpin kelompok bandit yang terkait ISIS, telah “mendirikan pangkalan berbenteng di zona yang dikuasai Israel di Rafah.”

Kelompoknya dan kelompok lain seperti itu beroperasi di bawah perlindungan militer ‘Israel’, secara rutin menjarah konvoi bantuan, terutama di daerah seperti Rafah timur dan Karem Abu Salem (Kerem Shalom).

Tahun lalu, New Arab melaporkan bahwa Abu Shabab, antara lain, bekerja bersama ratusan penjarah di bawah perlindungan pasukan ‘Israel’ di dekat persimpangan Karem Abu Salem, titik masuk utama konvoi bantuan.

Ia berasal dari suku Badui Tarabin, yang membentang dari Sinai hingga Gaza selatan dan gurun Negev, dan telah diidentifikasi dalam memo internal PBB sebagai “tokoh berpengaruh utama di balik penjarahan yang meluas dan terorganisasi” terhadap konvoi bantuan ke Gaza. Beroperasi dari Rafah timur, Abu Shabab memimpin sekelompok bandit yang menyerang truk yang membawa makanan dan pasokan penting lainnya ke Gaza.

Tahun lalu, surat kabar Haaretz mengonfirmasi bahwa operasi penjarahan ini diizinkan oleh tentara ‘Israel’.

Pada akhir tahun 2024, Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas di Gaza membentuk pasukan polisi baru di jalur tersebut yang disebut Unit Panah, khusus untuk melawan para penjarah ini.

Kementerian Dalam Negeri Gaza dan pasukan keamanan yang bertugas untuk mencegah penjarahan telah berulang kali menjadi sasaran serangan udara ‘Israel’.

Meskipun ada bukti, ‘Israel’ terus menuduh Hamas mengalihkan bantuan untuk dirinya sendiri – sebuah klaim yang telah ditolak PBB secara terbuka.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuISISisraelpenjarahan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Houthi Berkurang Lalu Lintas Laut Merah Mencapai 60 Persen
Tulisan selanjutnya Tolak Bongkar Muat Kapal Senjata ‘Israel’, Pekerja Pelabuhan Italia Mogok Kerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Berita
23 Oktober 2026 20:19
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jihad Santri di Era Modern
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

20 Oktober 2026 19:37
Berita

Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:59
Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?