Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mayoritas Masyarakat Turki Ingin Negaranya Punya Senjata Nuklir

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Juli 2025 10:08 10:08 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Juli 2025 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Mayoritas warga Turki menginginkan negaranya untuk mengembangkan senjata nuklir untuk menghadapi potensi ancaman. Hal ini terungkap dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Research Istanbul pada awal Juli.

Daftar isi
  • Ancaman eksternal
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Survei menemukan adanya peningkatan rasa tidak aman di kalangan warga Turki pasca konflik terbaru yang terjadi di Timur Tengah.

Meski Turki menjadi telah menjadi anggota Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) sejak 1979, yang secara hukum melarang Ankara mengembangkan, memperoleh, atau menguji senjata Nuklir, 71 persen responden berpendapat bahwa Turki harus mulai mengembangkan senjata semacam itu, sementara hanya 18 yang menentang.

Investasi besar-besaran pemerintah Turki dalam industri pertahanan dalam beberapa tahun belakangan, terutama sistem pertahanan udara, belum mampu membuat publik percaya terhadap pertahanan nasional.

Hampir separuh responden meragukan efektivitas sistem pertahanan udara Turki jike terjadi serangan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Keberhasilan rudal balistik Iran baru-baru ini dalam menembus pertahanan udara canggih Israel dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar semakin memicu perdebatan di Turki mengenai kemampuan pertahanan negara itu sendiri.

Masyarakat juga meragukan aliansi-aliansi Turki. Sekitar 72 persen dari 2.000 responden tidak yakin NATO akan benar-benar membela Turki jika diserang musuh.

Ancaman eksternal

“Temuan ini menunjukkan meningkatnya kecemasan publik di tengah meningkatnya konflik regional di Timur Tengah, Balkan, dan Kaukasus,” kata Erdi Ozturk, seorang profesor di London Metropolitan University, lansir Middle East Eye pada Kamis (17/07/2025).

Menurutnya, perasaan tidak aman yang luas mendorong masyarakat Turki untuk mendukung langkah keamanan yang sebelumnya dianggap tabu, seperti upaya mengembangkan senjata nuklir.

Ozturk menambahkan bahwa, terlepas dari perpecahan politik yang telah berlangsung lama, kekhawatiran keamanan semakin menyatukan masyarakat Turki dalam satu pola pikir yang sama.

Untuk mengatasi kekhawatiran mendesak atas armada udaranya yang menua, Ankara baru-baru ini menegosiasikan kesepakatan untuk membeli jet F-16 dan Eurofighter sebagai langkah sementara hingga pesawat generasi kelimanya sendiri, Kaan, dikirimkan – yang diperkirakan paling cepat pada tahun 2028.

Mayoritas warga Turki menilai pemerintah harus lebih mengandalkan kemampuan militernya sendiri daripada mengandalkan mitra asing, jelas Ozturk. Terutama setelah warga melihat alotnya negosiasi yang dialami Turki saat ingin memperoleh jet tempur seperti F-16 dan F-35.

Ankara belum mengeluarkan pernyataan atau mengambil langkah apa pun yang mengindikasikan penelitian tentang senjata nuklir.

Turki saat ini sedang membangun pembangkit listrik tenaga nuklir pertamanya, Akkuyu, bekerja sama dengan Rosatom Rusia. Diperkirakan menelan biaya $20 miliar, pembangkit ini akan terdiri dari empat reaktor dengan kapasitas gabungan 4.800 megawatt (MW), yang diharapkan dapat menyediakan sekitar 10 persen kebutuhan listrik Turki ketika mulai beroperasi tahun depan.

Ozturk lebih lanjut mencatat bahwa skeptisisme yang meluas mengenai kesediaan atau kemampuan NATO untuk membela Turki terkait erat dengan sentimen anti-Amerika yang mengakar, yang terus menjadi faktor signifikan yang membentuk sikap publik terhadap kebijakan keamanan dan pertahanan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineJajak pendapatsenjata nuklirsurveiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Suriah: Kami Berhasil Gagalkan Rencana Israel untuk Picu Kerusuhan di Suweida
Tulisan selanjutnya itamar ben-gvir dan bezalel smotrich jadi persona non grata slovenia Slovenia Nyatakan Dua Menteri ‘Israel’ Persona Non Grata, Larang Masuki Negaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?