Hidayatullah.com – Tentara Pasukan Penjajahan ‘Israel’, yang ditemukan bersimbah darah dengan luka tembak yang ditimbulkan sendiri, tewas setelah mendapat perawatan selama sepekan. Dugaan awal menunjukkan bahwa insiden itu merupakan upaya bunuh diri.
Tentara tersebut bernama Dan Mandel Philipson, 18 tahun, yang disebut sebagai ‘Lone Soldier’ dari Norwegia, pindah ke ‘Israel’ setahun yang lalu, tanpa keluarganya, untuk bertugas di militer zionis. Ia adalah seorang prajurit tempur yang sedang menjalani pelatihan di Brigade Pasukan Terjun Payung IDF.
Philipson ditemukan dengan luka tembak di markas pelatihan pada Selasa pekan lalu, dia kemudian dibawa ke rumah sakit, di mana dia akhirnya meregang nyawa pada hari Jumat.
Pekan lalu, seorang tentara penjajah dari Brigade Nahal bunuh diri di sebuah pangkalan militer di Dataran Tinggi Golan.
Tentara tersebut, yang namanya belum dipublikasikan, pernah bertempur di Gaza selama Perang Israel-Hamas.
Dalam dua minggu terakhir, empat tentara penjajah ‘Israel’, termasuk seorang prajurit cadangan yang sedang tidak bertugas, telah tewas karena bunuh diri, sehingga totalnya menjadi 19 kasus sejak awal tahun.
Selama perang yang sedang berlangsung, ‘Israel’ telah menyaksikan peningkatan dugaan bunuh diri di tubuh militer dan tentara yang ditugaskan di Gaza.*




