Hidayatullah.com– Sedikitnya 19 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya mengalami luka setelah sebuah jet tempur latih Bangladesh jatuh menimpa bangunan sebuah sekolah di ibu kota Dhaka.
Rekaman video menunjukkan api berkobar dan asap tebal melambung ke udara di Milestone School and College yang terletak di daerah pinggiran ibu kota, Uttara.
Lebih dari 50 orang, termasuk anak-anak dan dewasa, dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar, kata seorang dokter di National Institute of Burn and Plastic Surgery kepada awak media.
Sumber-sumber resmi memberikan angka berbeda tentang jumlah korban tewas dan luka. Jumlah korban nyawa kemungkinan akan bertambah, lansir BBC Senin (21/7/2025).
Seorang guru di sekolah tersebut, Rezaul Islam, mengatakan kepada BBC Bangla bahwa dirinya melihat pesawat itu “langsung” menghantam gedung sekolah.
Seorang guru lainnya, Masud Tarik, mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya mendengar suara ledakan. “Ketika saya menoleh ke belakang, saya hanya melihat api dan kepulan asap… Banyak wali murid dan anak-anak di sini.”
Seorang siswa mengaku melihat dengan langsung pesawat itu menabrak bangunan sekolah.
Pihak militer sudah mengkonfirmasi bahwa salah satu pesawatnya terlibat dalam insiden itu, lansir BBC Senin (21/7/2025).
“Pesawat latih F-7 BGI milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh di Uttara. Pesawat itu lepas landas pada pukul 13:06 (0706 GMT),” bunyi pernyataan dari pihak militer.
Dinas pemadam kebakaran Bangladesh lewat media sosial mengatakan bahwa 9 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi berikut 6 ambulans.
Pemimpin pemerintahan sementara Bangladesh Muhammad Yunus lewat platform X mengatakan bahwa insiden tersebut akan diselidiki, dan dia menyampaikan belasungkawa serta doa kesembuhan bagi para korban.*




