Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terobsesi James Bond Pria Inggris Berusaha Jual Informasi ke “Agen” Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juli 2025 16:42 4:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juli 2025 16:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria Inggris yang “bermimpi menjadi seperti agen intelijen James Bond 007” dinyatakan bersalah dalam dakwaan berusaha menjadi agen mata-mata untuk kepentingan Rusia.

Howard Phillips, warga Harlow, Essex, bermaksud menjual informasi pribadi tentang bekas menteri pertahanan Inggris Sir Grant Shapps.

Terdakwa berusia 65 tahun itu menawarkan bantuan kepada dua agen bernama Sasha dan Dima, yang disangkanya mata-mata Rusia padahal sesungguhnya agen intelijen Inggris yang menyamar.

Phillips, dinyatakan bersalah oleh juri dalam tuduhan berusaha membantu dinas intelijen asing berdasarkan UU Keamanan Nasional. Dia akan dijatuhi hukuman dalam persidangan selanjutnya, lapor BBC Selasa (22/7/2025).

Bekas istri terdakwa, Amanda Phillips, di persidangan mengatakan bahwa bekas suaminya itu “bermimpi ingin menjadi seperti James Bond” dan banyak menonton film dengan tema MI5 dan MI6 (dua dinas intelijen Inggris) karena dia tergila-gila pada karakter fiksi itu.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Phillips memasukkan lamaran pekerjaan ke UK Border Force pada Oktober 2023, yang menurut pihak jaksa merupakan bagian dari upayanya untuk membantu Rusia.

Phillips mengatakan kepada agen-agen yang menyamar lewat WhatsApp bahwa “dia semi-pensiun dan memiliki koneksi dengan orang-orang di atas”, sebelum bertemu dengan keduanya di London dan di Lakeside Shopping Centre, di West Thurrock, Essex, pada 9 Mei 2024.

Dalam satu pertemuan, dia meminta kepada kedua agen tersebut supaya menggunakan istilah “mother” (ibu) sebagai pengganti “Moskow”, dan mengatakan dirinya berharap ibu akan memberikan “penghargaan penuh” terhadap apa yang sudah dilakukannya.

Terdakwa juga mengaku bahwa dia memiliki alamat rumah Sir Grant, yang kala itu menjabat menteri pertahanan Inggris.

Jaksa mengatakan bahwa satu bulan sebelumnya, Phillips meninggal sebuah flashdisk di sebuah sepeda yang diparkir tidak jauh dari stasiun kereta St Pancras dan Euston di London.

Media penyimpanan digital itu diklaim Philips berisi dokumen yang “sangat berguna” bagi negara asing, menawarkan 100% loyalitas dan dedikasi, ungkap jaksa di persidangan.

Phillips ditangkap oleh petugas berpakaian sipil pada 16 Mei 2024 setelah bertemu dengan Sasha di dekat stasiun kereta King’s Cross.

Bethan David, kepala divisi kontra-terorisme di Kejaksaan Agung Inggris, mengatakan Phillips jelas-jelas menawarkan jasa kepada negara musuh demi mendapatkan keuntungan finansial tanpa mempedulikan bahaya bagi keamanan negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisintelijenJames Bondrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rudal Hipersonik terbaru Turki Turki Resmi Perkenalkan Rudal Hipersonik Pertamanya di IDEF 2025
Tulisan selanjutnya Prancis Pindahkan Terpidana Narkoba Berbahaya ke Penjara Terisolasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?