Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemain Timnas Sri Lanka Disanksi FIFA Usai Selebrasi Pakai Kaos ‘Free Palestine’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2025 18:18 6:18 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Agustus 2025 18:20
Bagikan
Pemain timnas Sri Lanka
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemain timnas sepak bola Sri Lanka, Mohamed Thilham, mendapat sanksi denda 2.000 dolar AS atau setara Rp32,6 juta karena memakai kaos bertuliskan “Pray for Free Palestine” (Berdoalah untuk Palestina Merdeka) usai pertandingan.

Hukuman dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) ini dijatuhkan kepada pemain Thilham menyusul selebrasi seusai pertandingan pada 10 Juni, ketika Sri Lanka mengalahkan China Taipei dengan skor 3-1 dalam Kualifikasi Piala Asia AFC 2027 di Stadion Racecourse, Kolombo.

Meskipun Thilham tidak bermain, ia bergabung dengan rekan satu timnya dalam selebrasi pascapertandingan dan mengangkat kausnya untuk memperlihatkan tulisan ‘Praf for Free Palestine’ yang tertulis di kaus dalamnya.

FIFA, berkoordinasi dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), berdalih bahwa aksi Thilham melanggar Kode Disiplin, yang melarang slogan-slogan politik, agama, atau pribadi selama pertandingan atau acara terkait. Meskipun Thilham melakukannya setelah pertandingan berakhir, FIFA menilai tindakan tersebut tetap sebagai bagian dari lingkungan pertandingan resmi.

Tak kunjung mensanksi Israel

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Setahun yang lalu, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengajukan mosi kepada FIFA yang menyerukan pelarangan ‘Israel’ atas Genosida Gaza, tim permukiman ilegalnya, dan serangannya terhadap olahraga Palestina. Menurut laporan terakhir, jumlah total atlet dan pencari bakat Palestina yang syahid akibat genosida ‘Israel’ yang sedang berlangsung telah meningkat menjadi 724 orang, termasuk 382 atlet pesepakbola.

Melansir gerakan BDS, FIFA terus melindungi ‘Israel’ yang melakukan genosida dari tanggung jawab.

Konfederasi Sepak Bola Asia (LO) yang beranggotakan 47 orang mendukung mosi PFA dan baru-baru ini mendesak FIFA untuk mengakhiri penundaan dan memberikan sanksi kepada Israel.

LO, Konfederasi Serikat Buruh Norwegia yang beranggotakan 1 juta orang, memberikan suara 77% untuk boikot penuh terhadap Israel, termasuk boikot olahraga, atas genosida Israel di Gaza.

Para penggemar sepak bola terus mengibarkan spanduk bertuliskan “Kartu Merah untuk Israel” di puluhan stadion di seluruh dunia, mulai dari liga papan atas hingga sepak bola lokal.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FIFAFree Palestinesolidaritas palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mayat penculik taliban Iran Eksekusi Seorang Terpidana Mata-mata Israel
Tulisan selanjutnya Beli Minyak Rusia, India Ditampar Tarif Trump 50%

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?