Hidayatullah.com– Emirates akan melarang para penumpang pesawatnya dari menggunakan power bank saat penerbangan mulai 1 Oktober 2025, kata maskapai berbasis di Dubai itu hari Kamis (7/8/2025), dengan alasan risiko kebakaran yang dapat ditimbulkan baterai lithium.
Emirates masih memperbolehkan penumpang untuk membawa sebuah power bank berdaya di bawah 100 watt jam ke atas pesawat tetapi gawai itu tidak diperkenankan untuk memasok daya gawai elektronik atau diisi ulang dayanya dengan aliran listrik yang terdapat di pesawat selama penerbangan, lansir Alarabiya.
Power bank yang dibawa penumpang harus disimpan kantung tempat duduk atau di dalam tas di bawah kursi dan bukan di tempat penyimpanan di atas kepala. Larangan menyimpan power bank di dalam koper bagasi tetapi berlaku.
Power bank umumnya menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer yang berisiko mengalami “thermal runaway” – proses di mana panas yang dihasilkan dari dalam baterai melebihi kemampuan sel baterai untuk mengatasinya sehingga menimbulkan risiko kebocoran yang berujung pada kebakaran.*




