Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Cucu Nelson Mandela: Yang Dialami Gaza Lebih Buruk dari Apartheid

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 September 2025 00:11 12:11 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 September 2025 05:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Cucu Nelson Mandela mengatakan kehidupan warga Palestina di bawah penjajahan ‘Israel’ lebih buruk dari apapun yang dialami warga kulit hitam saat apartheid di Afrika Selatan. Ia pun mendesak masyarakat dunia untuk membantu Palestina.

“Banyak dari kami yang telah mengunjungi wilayah pendudukan di Palestina hanya memiliki satu kesimpulan: bahwa Palestina mengalami bentuk apartheid yang jauh lebih buruk daripada yang pernah kami alami,” kata Mandla Mandela kepada Reuters di Bandara Johannesburg pada Rabu (03/09/2025).

Mandla akan terbang ke Tunisia dan bergabung dengan armada Global Sumud Flotilla yang mengirimkan makanan dan bantuan kemanusiaan ke Gaza. “”Kami percaya bahwa komunitas global harus terus mendukung Palestina, sama seperti mereka berdiri berdampingan dengan kami,” imbuhnya.

Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan bahwa kelaparan meluas di Gaza.

Global Sumud Flotilla menuju Gaza

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mandela bergabung dengan sepuluh aktivis Afrika Selatan dalam Armada Sumud Global, yang terdiri dari puluhan kapal dan ratusan orang dari 44 negara, termasuk aktivis Swedia Greta Thunberg.

Kongres Nasional Afrika (ANC) Afrika Selatan mengatakan misinya “menggemakan perjuangan kita sendiri untuk pembebasan.”

Mandela menekankan bahwa, ketika apartheid berakhir pada tahun 1994, hal itu terjadi setelah tekanan dan sanksi yang kuat dari negara-negara lain.

“Mereka mengisolasi Afrika Selatan di era apartheid dan akhirnya meruntuhkannya. Kami percaya bahwa waktunya telah tiba untuk melakukan hal itu bagi Palestina,” ujarnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:apartheidGlobal Sumud FlotillaisraelNelson Mandela
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Duta Perlindungan Anak Prancis Ternyata Predator Seks Anak
Tulisan selanjutnya Ulama yang menghadiri Konferensi Gaza 200 Ulama dan Cendekiawan Muslim Internasional Dukung Perlawanan Bersenjata Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?