Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Menlu Zambia Dihukum Penjara dan Kerja Berat karena Korupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 September 2025 17:39 5:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 September 2025 17:39
Bagikan
Bagikan

Hidatullah.com– Bekas menteri luar negeri Zambia Joseph Malanji dijatuhi hukuman penjara empat tahun ditambah kerja berat setelah divonis bersalah dalam dakwaan korupsi.

Malanji dinyatakan bersalah dalam tujuh dakwaan berkaitan dengan kepemilikan properti dan helikopeter, lapor lembaga penyiaran pemerintah seperti dilansir BBC Kamis (4/9/2025).

Terdakwa lain dalam kasus yang sama, bekas menteri keuangan Fredson Yamba, diganjar hukuman tiga tahun penjara karena menyetujui transfer dana lebih dari $8 juta ke misi diplomatik Zambia di Turki tanpa mempertanyakan keabsahannya.

Beberapa menteri yang pernah menjabat di masa kepemimpinan presiden Edgar Lungu sudah dinyatakan bersalah dalam berbagai kasus, tetapi Malanji merupakan yang paling mendapatkan sorotan.

Presiden Hakainde Hichilema ketika mengalahkan Lungu dalam pemilu empat tahun lalu berjanji akan memberantas korupsi.Lungu dan partainya, Patriotic Front (PF), menuduh Hichilema melakukan balas dendam politik.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Lungu meninggal dunia karena sebab alami di Afrika Selatan pada bulan Juni, tetapi sampai sekarang belum dikuburkan karena masih terjadi perselisihan antara keluarganya dan pemerintah perihal penyelenggaraan pemakamannya.

Malanji merupakan kawan politik Lungu, dan pernah menjabat sebagai menteri luar negerinya dari 2018 sampai 2021. Dia mendapatkan julukan “Bonanza” karena dikenal dengan kedermawanannya dan keakrabannya dengan masyarakat.

Hakim magistrat Ireen saat membacakan hukuman mengatakan bahwa pihaknya memberikan “keringanan hukuman” terhadap Malanji dan Yamba karena pidana ini merupakan yang pertama bagi mereka, dan dia mendengarkan pembelaan yang disampaikan tim kuasa hukum mereka.

Para pengkritik Hichilema mengatakan bahwa korupsi juga marak di dalam pemerintahannya, tetapi sejauh ini belum ada menterinya yang dipecat atau diseret ke meja hijau.

Pada bulan Mei, pemerintah Amerika Serikat menghentikan pendanaan $50 juta untuk sektor kesehatan di Zambia, dengan alasan adanya “pencurian sistematis” atas donasi-donasi medis dan Washington tidak ingin membiarkan para oknum memperkaya diri mereka sendiri.

Menanggapi keputusan AS pemerintah Zambia berjanji akan melakukan investigasi, tetapi sampai sekarang belum ada yang ditetapkan sebagai terdakwa.

Transparency International menempatkan Zambia dalam peringkat negara yang paling parah korupsinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KorupsiZambia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon Sekarang Disebut Departemen Perang Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Politisi Parlemen Hizbullah Tegaskan Kelompoknya Tidak akan Menyerahkan Senjatanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?