Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mafia Migas Tamat jika Pemerintah Tegas terhadap Barat dan China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 September 2014 20:40 8:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 September 2014 20:40
Bagikan
diskusi “Migas Untuk Raktat” yang diadakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ahas siang (21/09/2014), di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengamat geopolitik ekonomi Global Future Institute Hendrajit mengatakan, bahwa persoalan mengapa mafia Minyak Gas (Migas) sulit diberantas salah satunya ialah karena adanya perusahaan swasta atau asing yang mencoba ingin ‘menguasai’ di republik ini.

Misalnya saja melalui seseorang dan kelompok tertentu yang telah disiapkan untuk menduduki jabatan starategis di sebuah lembaga atau instansi pemerintah.

“Ada rencana me-negaranya swasta melalui lembaga institusi negara,” ujarnya dalam acara diskusi “Migas Untuk Raktat” yang diadakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ahas siang (21/09/2014), di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta.

Dan institusi yang ia maksud adalah Kementrian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Karena itu, menteri-menteri dipilih Joko Widodo (Jokowi) harus punya integritas, profesional dan harus punya penguasaan politik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Persoalan selanjutnya mengapa mafia Migas sulit diberantas, menurut Hendrajit karena lebih disebabkan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dijadikan tradisi. Di mana dalam hal ini pemerintah melalui presiden nampak “mengangguk” oleh kepentingan Barat daripada rakyatnya sendiri. Akibatnya ingin memberantas mafia terhalang oleh kepentingan tersebut.

“Unsur utama ialah import BBM dijadikan kebiasaan,” tambahnya.

Justru baginya rakyat adalah kepentingan besar yang sesungguhnya.

Di akhir pembicaraan  Hendrajit mengingatkan Indonesia agar senantiasa mewaspadai adanya dijadikan sasaran tembak kepentingan geopolitik China dan Amerika Serikat (AS). Mengingat Amerika dan China yang acapkali berebut daerah minyak Laut China Selatan yang tidak pernah berujung pada keuntungan maksimal.

“Indonesia sasaran geopolitik China dan Amerika akibat Laut China Selatan. Maka dibutuhkan pemimpin ESDM yang berintegritas tinggi terhadap bangsa,” tutupnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaasingbaratchinaESDMJoko widodoJokowimigas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya JAS: Isu ISIS Berpotensi Singkirkan Penegakkan Syariat Islam
Tulisan selanjutnya Sekjen Kemendikbud: Buku yang dinilai Keliru Bisa Diperbarui tak perlu Ditarik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?