Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

142 Negara PBB Akui Palestina Merdeka, Israel dan AS Menolak

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 September 2025 14:40 2:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 September 2025 14:22
Bagikan
Dewan Keamanan PBB
Bagikan

Hidayatullah.com—Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan Deklarasi New York pada Jumat (12/9/2025), yang memuat pengakuan atas kemerdekaan Palestina. Sebanyak 142 negara mendukung resolusi itu, sementara 10 negara menolak dan 12 abstain.

Presiden Majelis Umum PBB Dennis Francis menyebut hasil pemungutan suara ini sebagai tonggak bersejarah. “Hari ini dunia telah berbicara dengan jelas. Rakyat Palestina berhak atas negara merdeka dan berdaulat yang hidup damai berdampingan dengan semua tetangga,” ujarnya dikutip Reuters (12/9/2025).

Deklarasi ini digagas oleh Prancis dan Arab Saudi, dengan tujuan menghidupkan kembali solusi dua negara, serta menegaskan pentingnya demokrasi, keadilan ekonomi, dan penghormatan hukum internasional.

Reaksi Palestina dan Israel

Pemerintah Otoritas Palestina yang didukung Barat menyambut baik pengakuan tersebut. Presiden Mahmoud Abbas mengatakan, “Ini adalah kemenangan diplomatik dan moral. Dunia akhirnya mengakui penderitaan rakyat Palestina dan hak kami untuk merdeka,” sebagaimana dilaporkan Anadolu Agency (12/9/2025).

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Sebaliknya, penjajah ‘Israel’ menolak keras resolusi itu. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut pengakuan tersebut sebagai “langkah sepihak yang melemahkan proses damai.” Al Jazeera (13/9/2025) melaporkan Netanyahu bersikeras bahwa keamanan Israel adalah prioritas utama sebelum berdirinya negara Palestina.

Amerika Serikat, sekutu utama Israel, juga masuk daftar penolak. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan kepada Associated Press (13/9/2025), “Resolusi ini adalah hadiah politik bagi Hamas dan tidak membantu membangun fondasi perdamaian yang nyata.”

Kritik Pengamat

Sejumlah pengamat menilai hasil ini adalah kemenangan diplomatik Palestina, namun masih minim dampak di lapangan. Direktur Crisis Group untuk Timur Tengah, Mairav Zonszein, kepada Reuters menegaskan, “Ini adalah kemenangan moral. Tetapi tanpa mekanisme penegakan, Palestina tetap berada di bawah pendudukan militer Israel.”

Hasil Voting PBB

Berdasarkan data resmi PBB, berikut hasil lengkap pemungutan suara Deklarasi New York:

  • Mendukung (142 negara): mayoritas negara Asia, Afrika, Amerika Latin, dan sebagian Eropa.
  • Menolak (10 negara): Israel, Amerika Serikat, Argentina, Hungaria, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini, Paraguay, Tonga.
  • Abstain (12 negara): Albania, Kamerun, Ceko, Kongo, Ekuador, Ethiopia, Fiji, Guatemala, Makedonia Utara, Moldova, Samoa, Sudan Selatan.

Meski mayoritas dunia telah mengakui kemerdekaan Palestina, kondisi di lapangan masih berlawanan. Gaza tetap dibombardir oleh militer Israel, blokade tidak dicabut, dan pembangunan permukiman di Tepi Barat berlanjut. Amnesty International menyerukan agar dukungan internasional tidak berhenti pada deklarasi, tetapi diikuti langkah nyata untuk menghentikan agresi penjajah Israel dan membuka akses kemanusiaan.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, sedikitnya 65.208 warga Palestina tewas dan 166.271 lainnya luka-luka sejak Oktober 2023. Ribuan orang lainnya diperkirakan masih tertimbun di bawah reruntuhan permukiman yang hancur akibat serangan udara Israel.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekemederkaan PalestinaPalestina merdekaPBBResolusi PBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahmad Al-Sharaa presiden Suriah dan Mohammed bin Salman MBS Arab Saudi Hibah Minyak Mentah 1,65 Juta Barel dari Arab Saudi untuk Suriah
Tulisan selanjutnya Teror kepala babi di masjid Paris Prancis Pihak Asing Diduga Dalang Peletakan Kepala Babi di Sejumlah Masjid di Paris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?