Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kibarkan Bendera Palestina, Aksi Vokalis Guns N’Rose di Konser Bogotá jadi Sorotan

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2025 13:47 1:47 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Oktober 2025 14:00
Bagikan
Kibarkan Bendera Palestina, Aksi Vokalis Guns N’Rose di Konser Bogotá jadi Sorotan
Bagikan

Hidayatullah.com— Axl Rose, vokalis band legendaris Guns N’ Roses, menjadi pusat perhatian dunia setelah aksinya mendadak pada konser di Estadio Vive Claro, Bogotá, Selasa malam (7 Oktober 2025). Dalam momen yang mengejutkan, Rose berhenti sebentar dari pertunjukan untuk mengibarkan bendera Palestina, sebuah aksi yang langsung menuai sorak dari penonton dan viral di media sosial.

Daftar isi
  • Reaksi Penonton dan Kejadian di Panggung
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut laporan Infobae, saat membawakan lagu klasik mereka Civil War, Rose meminta kepada penonton sebuah bendera Palestina yang kemudian ditarik ke panggung. Bendera tersebut bertuliskan (dalam versi terjemahan lokal) “No necesito tu genocidio” (“Saya tidak butuh genosidamu”). Rose mengibarkan bendera itu, menggantungnya sebentar di lehernya, dan berjanji akan mengembalikannya ke si pemberi setelah ditandatangani, kutip infobae.

Media internasional Parade juga melaporkan aksi tersebut sebagai “bukti sikap berani Rose terhadap isu-isu perang dan keadilan sosial”, menyebut bahwa Rose mengambil bukan hanya sebuah simbol, tetapi juga menegaskan pesan bahwa Civil War tetap relevan hari ini.

Reaksi Penonton dan Kejadian di Panggung

Konser yang berlangsung selama hampir tiga jam itu menarik ribuan pendukung di Bogotá. Di tengah lagu-lagu hit seperti Sweet Child o’ Mine, November Rain, dan Welcome to the Jungle, suasana menjadi sangat emosional saat lagu Civil War dimainkan.

Rose, di tengah solos gitar dan sorak-sorai penonton, menghentikan alunan musik sejenak untuk menerima bendera dari publik.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

“Todos nuestros amigos colombianos están aquí” (“Semua teman-teman kami dari Kolombia ada di sini”), teriak Rose kepada penonton dalam bahasa Spanyol, sebelum mengibarkan bendera Palestina.

Sorakan “Free Palestine!” langsung terdengar dari penonton, dan video momen itu menjadi viral di platform media sosial seperti X (Twitter) dan TikTok. Beberapa pengguna memuji keberanian Rose, sementara ada juga yang mempertanyakan apakah aksi tersebut terlalu politis untuk sebuah konser rock.

BREAKING:

🇺🇲🇵🇸 Guns N’ Roses singer Axl Rose pulls out a Palestinian flag on the stage in Bogota pic.twitter.com/BItoDbzrm4

— Megatron (@Megatron_ron) October 8, 2025

Aksi itu dilihat sebagai deklarasi publik—atau setidaknya manifestasi solidaritas—terhadap rakyat Palestina. Media seperti El Imparcial dan MMRadioMultimedios melaporkan bahwa aksi ini adalah kali pertama Guns N’ Roses secara terang-terangan mengaitkan konser mereka dengan genosida ‘Israel’ atas  Gaza–Palestina.

Parade menyebut bahwa bendera itu memiliki logo Guns N’ Roses dan teks “I Don’t Need Your Civil War”, yang mengacu langsung ke lagu Civil War.

Berita tentang aksi ini mendapat respons positif dari sebagian besar penggemar musik dan aktivis, yang memuji Rose karena “berdiri di sisi kemanusiaan”. Namun, tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa seorang musisi harus lebih berhati-hati dalam mengambil sikap politik terbuka, agar tidak memicu polarisasi.

Media lokal Kolombia juga mengangkat bahwa konser hampir mendapat izin mendekati hari H dan sebelumnya dikelilingi oleh protes dari kelompok-kelompok pro Palestina dan lingkungan sekitar lokasi.

Meski efek jangka panjangnya terhadap politik global tidak langsung terukur, aksi seorang legenda rock memilih untuk memecah diam dalam situasi krisis, dan memperlakukan panggung sebagai ruang ekspresi moral, bukan hanya hiburan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bendera Palestinaguns and rosesHeadlineKonsermusik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Serahkan Daftar Tahanan Palestina—Siap Dibebaskan dalam Pertukaran Tawanan
Tulisan selanjutnya Indonesia Sharia Economic Festival Usulan Prioritas Bagi Haji Muda Perlu Data dan Pertimbangan Demografis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?