Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

DPR Dukung Gagasan Menteri Abdul Mu’ti: Program Makan Bergizi Dikelola Lewat Dapur Sekolah

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2025 11:04 11:04 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Oktober 2025 11:20
Bagikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr Abdul Mu'ti
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, secara resmi mendukung gagasan yang disampaikan oleh Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikelola dengan konsep  “ school kitchen”  atau dapur di sekolah. Ide ini dimaksudkan untuk memperkuat keberlanjutan dan pemerataan layanan gizi bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Menurut Hadrian, konsep dapur sekolah membuka peluang bagi sekolah-sekolah yang memiliki kapasitas untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi.

“Konsep  school kitchen membuka peluang bagi sekolah-sekolah yang memiliki kapasitas untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi, tentu dengan syarat dan standar yang ditetapkan, termasuk penilaian kelayakan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Saya menilai ini pendekatan yang progresif dan sesuai semangat desentralisasi pendidikan,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (13/10/2025) dikutip detiknews.

Ia menegaskan bahwa dukungan DPR bukan hanya soal konsep, namun juga pengawasan dan regulasi. “Komisi X DPR RI akan mendorong agar regulasi tentang pengelolaan MBG yang nantinya diterbitkan mencakup ketentuan teknis pelaksanaan  school kitchen, standar mutu gizi, keamanan pangan, mekanisme pembinaan, serta skema insentif bagi sekolah yang lolos penilaian BGN,” tambahnya.

Hadrian juga menyebut bahwa konsep dapur sekolah memberi fleksibilitas kepada sekolah untuk menyesuaikan menu dengan ketersediaan bahan lokal dan kondisi geografis.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

“Sekolah di wilayah terpencil atau daerah agraris memiliki potensi bahan pangan lokal yang bisa dimanfaatkan. Dengan pendekatan  school kitchen, kita bisa mengoptimalkan sumber dayanya dan juga meminimalkan kendala logistik,” katanya.

Sementara itu, Menteri Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa usulan pemanfaatan dapur sekolah telah diajukan kepada Kepala BGN dan juga dalam rapat koordinasi lintas kementerian.

“Kami sudah bicara nonformal dengan Kepala BGN dan juga dalam rapat koordinasi lintas kementerian. Untuk sekolah-sekolah yang siap, yang infrastrukturnya memungkinkan, itu bisa diberikan konsesi untuk melaksanakan  school kitchen,” ujarnya dalam kesempatan berbeda, Rabu (22/10/2025).

Dia menegaskan bahwa penerapan skema ini akan diprioritaskan untuk sekolah yang memiliki fasilitas memadai. “Untuk sekolah-sekolah yang siap, yang infrastrukturnya memang memungkinkan itu bisa diberikan konsesi atau pelaksanaan khusus di mana mereka bisa melakukan school kitchen itu,” kata Mu’ti.

Mu’ti juga menyebut bahwa modul penanaman karakter dan budaya hidup sehat melalui MBG akan dikirim ke semua sekolah.

“Kami sudah ada modul tentang penanaman karakter dan budaya hidup sehat melalui MBG. Itu nanti akan dikirim ke semua sekolah agar program ini berjalan baik,” ujarnya.

Di sisi Komisi X, selain dukungan terhadap konsep, juga muncul usulan untuk memprioritaskan dapur sekolah di wilayah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal).

“Kita ingin agar anak-anak di daerah 3T juga mendapatkan hak yang sama untuk menikmati makanan bergizi setiap hari sekolah. Untuk itu, saya mengusulkan agar sekolah di daerah terpencil memiliki dapur sekolah MBG,” ujar Lalu dalam keterangan tertulis, Jumat (17/10/2025).

Dengan sinergi antara Kemendikdasmen dan DPR, implementasi MBG melalui sekolah diharapkan berjalan lebih efektif, efisien dan merata. Para pihak menekankan bahwa pengelolaan sekolah-mandiri harus dilengkapi dengan pengawasan ketat, standar pangan yang layak, serta dukungan infrastruktur dan technical assistance agar tidak menimbulkan risiko seperti keracunan massal yang pernah terjadi pada pelaksanaan sebelumnya.

Secara keseluruhan, gagasan “ school kitchen” ini ditempatkan sebagai salah satu tonggak reformasi dalam pelaksanaan program MBG agar mencapai tiga tujuan: pemerataan akses, peningkatan gizi anak, dan penguatan kemandirian sekolah dalam penyediaan makanan.* dtc, ant

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Mu'tidapur sekolahDPR RIgizi siswaKomisi XMBG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Ketar-Ketir Kehadiran Militer Turki di Gaza
Tulisan selanjutnya Ben Gvir Panen Kecaman Usai Kunjungi Penjara, Serukan Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?