Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Advokat Perempuan Nahkodai LBH PAHAM Indonesia untuk Masa Bakti 2025–2028

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2025 04:35 4:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Oktober 2025 04:34
Bagikan
PAHAM Indonesia resmi menetapkan advokat perempuan Evi Risna Yanti, S.H., M.Kn. sebagai Ketua Pengurus LBH PAHAM Indonesia periode 2025–2028
Bagikan

Hidayatullah.com– Musyawarah Nasional (Munas) VIII Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PAHAM Indonesia resmi menetapkan advokat perempuan Evi Risna Yanti, S.H., M.Kn. sebagai Ketua Pengurus LBH PAHAM Indonesia periode 2025–2028. Keputusan ini menjadi tonggak baru bagi salah satu lembaga bantuan hukum tertua di Indonesia yang telah berdiri selama 26 tahun.

Penetapan Evi dilakukan dalam sidang pleno Munas VIII PAHAM Indonesia yang menjadi forum tertinggi organisasi dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja tiga tahun ke depan.

“Munas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal dan memastikan PAHAM Indonesia terus hadir bagi masyarakat pencari keadilan di seluruh Indonesia,” ujar Hoirullah, S.Sy., M.H., Sekretaris Jenderal terpilih LBH PAHAM Indonesia.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Evi didampingi oleh Hoirullah sebagai Sekretaris Jenderal; Mansur Naga, S.H. sebagai Wakil Sekretaris Jenderal; Aristya Kusuma Dewi, S.H. sebagai Bendahara; Deviyanti Dwingsih, S.H., M.H. sebagai Wakil Bendahara; serta Busyraa Ahmad, S.H. dan Agung Muji Restiono, S.Pi., S.H. masing-masing sebagai Direktur dan Wakil Direktur Operasional.

Dalam sambutan perdananya, Evi menyampaikan visi kepemimpinannya: “Growing, connect, and contribute for justice and humanity.”

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antar-cabang serta menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga yang memiliki visi serupa dalam mewujudkan keadilan sosial dan kemanusiaan.

“PAHAM Indonesia harus semakin tumbuh dengan mengoptimalkan kerja-kerja advokasi dalam bingkai nilai moral, keislaman, dan etika profesi. Kami ingin setiap cabang memiliki dampak nyata bagi masyarakat pencari keadilan,” ujar Evi dalam pidatonya.

Evi, yang dikenal aktif dalam isu-isu hak perempuan, anak, dan perlindungan keluarga, menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan layanan hukum bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, kebutuhan terhadap bantuan hukum semakin meningkat, namun jumlah advokat yang memiliki integritas dan profesionalisme masih terbatas.

“Banyak masyarakat kecil membutuhkan pendampingan hukum, sementara advokat berintegritas yang mau turun langsung masih sedikit. PAHAM Indonesia akan terus berusaha hadir dengan kebermanfaatan yang lebih luas, Insya Allah,” tambahnya.

Selama dua dekade lebih kiprahnya, LBH PAHAM Indonesia dikenal aktif dalam advokasi isu-isu keumatan, hak asasi manusia, dan perlindungan sosial.

Melalui 29 cabang di berbagai daerah, lembaga ini telah memberikan bantuan hukum gratis kepada ribuan warga yang menghadapi persoalan hukum, baik perdata, pidana, maupun administrasi publik.

Munas VIII PAHAM Indonesia juga menjadi ajang refleksi sekaligus konsolidasi bagi seluruh pegiat hukum dan advokat yang tergabung di dalamnya.

Dalam sesi penutupan, kegiatan ditutup dengan doa bersama, mendoakan para pejuang advokasi hukum dan hak asasi manusia yang telah wafat selama menjalankan pengabdian mereka.

Dengan terpilihnya Evi Risna Yanti sebagai ketua baru, LBH PAHAM Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat perannya sebagai garda depan pembela masyarakat lemah serta menjadi mitra strategis pemerintah dan lembaga hukum lainnya dalam memperjuangkan keadilan di Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan hukumEvi Risna YantiLBH PAHAM IndonesiaMunasMusyawarah NasionalPaham Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspada! Kasus Flu Melonjak 55%, UGM Minta Pemerintah Perkuat Vaksinasi
Tulisan selanjutnya Sutradara Bollywood Samakan Genosida di Gaza dengan Diwali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?