Hidayatullah.com – Cendekiawan Muslim, Adian Husaini kembali dipercaya menahkodai Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) untuk periode 2025-2030. Pelantikan pengurus baru DDII berlangsung khidmat di Aula Masjid Al-Furqon, Jl. Kramat Raya No. 45, Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Pembina DDII, Didin Hafidhuddin. Sebelum membacakan ikrar, Kiai Didin menanyakan kesanggupan kepada para pengurus yang hendak dilantik, mereka diminta mengikrarkan sejumlah janji.
“Saya berjanji di hadapan Allah SWT untuk satu, istiqamah melaksanakan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, dan akan akan bersikap dan bertindak sesuai pedoman Al-Qur’an,” bunyi janji pertama pengurus DDII. Demikian seterusnya hingga lima janji dibacakan lalu ditirukan para pengurus serempak.
Usai prosesi pelantikan, Kiai Didin menegaskan seorang dai DDII tidak cukup hanya pandai berbicara, tetapi harus memiliki lima kompetensi utama. “Kompetensi akidah dan keilmuan, kompetensi komunikasi, kompetensi sosial, kompetensi spiritual dan akhlak, serta kompetensi kepemimpinan,” pesannya.
Sedangkan untuk menjalankan amanah dakwah ke depan, agar tetap mengakar pada nilai-nilai Islam, Kiai Didin mengamanahkan agar pengurus melakukan lima hal.
“Melakukan kaderisasi dakwah, mengembangkan dakwah digital dan literasi, membangun ekonomi dakwah dan mengokohkan DDII sebagai penjaga akidah dan membangun peradaban Islam di Indonesia,”tegasnya.
Berikut Susunan Pengurus Harian DDII Periode 2025-2030:
Ketua Umum : Adian Husaini
Waketum I : Imam Zamroji
Waketum II : Ahmad Misbahul Anam
Sekretaris Umum : Fathurrahman Mahfudz
Wakil Sekum I : Dwi Budiman Assiroji
Wakil Sekum II : Agus Samsono
Bendahara Umum : Ade Salamun
Wakil Bendum I : Muhammad A. Wahyudi
Wakil Bendum II : Ahmad Mustofa
Selain pengurus harian, turut dilantik juga para pengawas, ketua bidang, kepala biro, unit pelaksana kegiatan, lembaga/badan khusus, serta pimpinan unit sosial dan komersial.
Pelantikan Pengurus DDII dihadiri oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wakil Menag Romo HR Muhammad Syafi’i, sejumlah pimpinan ormas Islam dan para tokoh ‘sesepuh’ DDII.*Azim Arrasyid/Hidayatullah.com




