Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Enam Anak Palestina Hilang di Gaza, Diduga Diculik Pasukan ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 November 2025 22:41 10:41 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 November 2025 05:00
Bagikan
Anak-anak Palestina di Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com – Anak-anak Palestina terus menghilang di Gaza saat mencari makanan atau dalam perjalanan kembali ke rumah. Beberapa bulan terakhir saja, ada enam anak laki-laki yang dilaporkan menghilang.

Menurut dokumentasi yang dikumpulkan oleh Defense for Children International – Palestine (DCIP), enam anak Palestina hilang di Gaza: Siraj Ismail Fayeq Abdel Aal, 16 tahun, Mahmoud Jihad Hasan Abu Warda, 14 tahun, Saadi Mohammad Saadi Hasanain, 16 tahun, Jamal Nihad Jamil Ayyad, 13 tahun, Haitham Mohammad Jamil Al-Masri, 17 tahun, dan Saifan-Allah Fahd Awni Ayash, 16 tahun.

“Pasukan Israel menghilangkan anak-anak Palestina dengan dalih kelaparan dan pengepungan,” kata Ayed Abu Eqtaish, direktur program akuntabilitas di DCIP.

“Keluarga-keluarga mencari anak-anak mereka tanpa jawaban, sementara Israel terus menyembunyikan identitas dan lokasi para tahanan Gaza.”

Saadi hilang pada 22 Oktober 2025, setelah memasuki area rumahnya yang hancur untuk mengumpulkan barang-barang dan kayu bakar. Keluarganya sejak saat itu tidak menerima informasi apa pun mengenai keberadaannya, dan mereka khawatir ia diculik oleh pasukan ‘Israel’.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Jamal hilang pada 6 Oktober 2025, setelah meninggalkan rumah sekitar tengah hari. Keluarganya telah mencari di rumah sakit, kamar mayat, dan pusat pengungsian di seluruh Gaza, tetapi tidak menemukan jejaknya. Keberadaan Jamal masih belum diketahui, dan keluarganya khawatir ia mungkin telah diculik oleh pasukan ‘Israel’ saat mencoba kembali ke Kota Gaza.

Saifan-Allah menghilang pada 7 Juni 2025, tak lama setelah menghadiri salat zuhur bersama ayahnya. Keluarganya mencari ke mana-mana tetapi tidak dapat menemukannya. Malam berikutnya, ayah Saifan menerima telepon dari seorang pria yang mengaku sebagai anggota intelijen ‘Israel’, yang mengonfirmasi bahwa Saifan telah diculik karena diduga memasuki area terlarang. Sang ayah memohon kepada pria itu, menjelaskan kondisi medis dan kesehatan mental Saifan, tetapi penelepon mengakhiri percakapan, hanya mengatakan bahwa “tentara akan mengurusnya.”

Mahmoud, dari Deir al-Balah, hilang pada 4 Juli 2024, setelah meninggalkan rumah untuk kembali ke Gaza utara. Meskipun pencarian ekstensif telah dilakukan di rumah sakit, kamar mayat, dan pusat pengungsian, keluarga Mahmoud tidak menemukan jejaknya. Tahanan Palestina yang baru dibebaskan melaporkan melihat Mahmoud hidup di penjara ‘Israel’, meskipun pendudukan ‘Israel’ tidak memberikan informasi apa pun mengenai penahanan atau keberadaannya.

Siraj hilang pada 22 Juni 2024, setelah meninggalkan tempat penampungan sementaranya untuk mengumpulkan kayu bakar. Beberapa bulan kemudian, beberapa kerabat yang ditahan oleh pasukan ‘Israel’ melaporkan mendengar nama Siraj di Penjara Ofer, yang mengindikasikan bahwa ia mungkin masih ditahan oleh ‘Israel’. Lebih dari setahun setelah kepergiannya, keluarganya masih belum menerima informasi apa pun mengenai keberadaannya.

Haitham telah hilang selama hampir dua tahun, menghilang pada 10 Februari 2024, setelah meninggalkan tempat penampungan pengungsian untuk menyeberang ke kota melalui pos pemeriksaan Netzarim, yang memisahkan Jalur Gaza menjadi dua bagian. Keluarganya telah mencari di rumah sakit, kamar mayat, dan organisasi kemanusiaan, tetapi tidak menerima informasi apa pun. Hampir dua tahun kemudian, para tahanan yang dibebaskan memberi tahu ayah Haitham bahwa putranya ditahan di Penjara Naqab.

Menurut DCIP, hilangnya anak-anak ini merupakan bagian dari pola yang lebih luas yang terdokumentasi sepanjang tahun 2025, seiring kekacauan dan pengungsian massal di Gaza yang telah membuat keluarga-keluarga kehilangan informasi tentang kesejahteraan atau keberadaan orang-orang yang mereka cintai.

Pasukan Israel telah secara sewenang-wenang menculik ratusan warga Palestina, termasuk anak-anak, tanpa dakwaan, pengadilan, atau pemberitahuan kepada keluarga mereka. Orang tua yang mencari anak-anak mereka dibiarkan dalam penderitaan, tanpa menerima kabar terbaru, konfirmasi, atau pengakuan dari otoritas pendudukan Israel mengenai apakah anak-anak mereka masih hidup atau di mana mereka ditahan.

Berdasarkan hukum internasional, penghilangan paksa dan penahanan sewenang-wenang terhadap anak-anak merupakan tindakan terlarang yang dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan, catat DCIP.

Tindakan penjajah ‘Israel’ juga melanggar kewajibannya berdasarkan Konvensi Hak-Hak Anak, termasuk Pasal 37, yang mewajibkan penahanan anak hanya digunakan sebagai upaya terakhir, dan Pasal 9, yang menjamin bahwa anak-anak tidak boleh dipisahkan dari orang tua mereka di luar kehendak mereka dan harus diizinkan untuk tetap berhubungan secara teratur dengan mereka.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak-anakgenosida GazaHeadlineisraelpalestinaPenculikan anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya bonus demografi Kecam Aksi Pendakwah Cium Anak, PBNU: Dakwah Macam Apa Itu, Merusak
Tulisan selanjutnya Masjid di Tepi Barat dibakar Wabah Teror Ekstremis Yahudi, Masjid di Tepi Barat Jadi Sasaran Pembakaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?