Hidayatullah.com – Untuk mengidentifikasi dan mengatasi malnutrisi anak, Suriah akan meluncurkan survei gizi berskala nasional. Survei tersebut akan bekerja sama dengan organisasi internasional maupun lokal.
Kantor berita SANA mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan Suriah pada Ahad (23/11/2025), mengatakan survei tersebut akan dilakukan di seluruh kegubernuran di Suriah. Survei ini akan menilai status gizi anak di bawah lima tahun dan perempuan usia subur (15-49 tahun).
Tujuannya, lanjut pernyataan kementerian, adalah untuk mengidentifikasi area-area yang perlu diperhatikan terkait malnutrisi dan menerapkan intervensi yang tepat sasaran untuk mengatasi masalah ini.
Survei ini akan melibatkan kunjungan rumah oleh tim lapangan, yang akan mengukur indikator kesehatan utama, termasuk berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas, serta mendeteksi tanda-tanda edema pada anak-anak.
Kementerian mendesak masyarakat setempat untuk bekerja sama dengan tim survei guna memastikan keberhasilan inisiatif ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang tersedia bagi populasi rentan.
Selain survei, Kementerian terus menyediakan layanan gizi esensial bagi ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak di bawah lima tahun, melalui jaringan 929 pusat layanan kesehatan primer di seluruh Suriah.
Peluncuran survei ini merupakan bagian dari upaya Kementerian yang lebih luas untuk memerangi meningkatnya angka malnutrisi dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan warga Suriah yang terdampak perang dan pengungsian selama bertahun-tahun selama rezim Bashar Assad.*




