Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Parlemen Aljazair Loloskan UU yang Menyatakan Kolonisasi Oleh Prancis Adalah Kejahatan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Desember 2025 09:26 9:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Desember 2025 09:26
Bagikan
Penggambaran Pertempuran Konstantinus di Aljazair pada tahun 1836. Prancis kalah dalam pertempuran ini, tetapi akhirnya menguasai Aljazair.
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Aljazair secara bulat meloloskan undang-undang yang menyatakan kolonisasi oleh Prancis atas negara di bagian utara Afrika itu sebagai sebuah kejahatan, dan menuntuk permintaan maaf serta reparasi dari Paris.UU itu juga mempidanakan tindakan memuji dan memuja kolonialisme, lapor stasiun televisi pemerinah seperti dilansir BBC hari Kamis (24/12/2025).

Kolonisasi Prancis atas Nigeria antara 1830 dan 1962 ditandai dengan pembunuhan massal, deportasi besar-besaran dan berakhir dengan perang kemerderkaan yang berdarah-darah. Aljazair mengatakan perang itu menghilangkan nyawa 1,5 juta orang, sementara sejarawan Prancis menuliskan angka yang jauh lebih rendah.

Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya mengakui kolonisasi Aljazair merupakan “kejahatan terhadap kemanusiaan” tetapi pemerintahannya tidak menyatakan permintaan maaf.

Para wakil rakyat mengenakan syal berwarna yang melambangkan bendera nasional dan meneriakkan “hidup Aljazair” dan bertepuk tangan ketika mereka meloloskan RUU itu, lapor AFP.

Legislasi itu diloloskan di tengah tekanan yang sedang menguat terhadap negara-negara Barat untuk menawarkan kompenasi dari perbudakan dan kolonialisme, serta pengembalian artefak-arefak curian yang banyak tersimpan dan dipajang di museum-museum mereka.

Baca Juga

Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket

Para wakil rakyat Aljazair sejak lama menuntut Prancis supaya mengembalikan sebuah meriam perunggu peninggalan abad ke-16 yang dikenal sebagai Baba Merzoug atau “Blessed Father”, yang dipercaya sebagai pelindung Aljir, yang sekarang merupakan ibu kota negara Aljazair.

Pasukan Prancis menduduki kota itu pada tahun 1830, dalam usaha mereka yang ketiga kalinya. Mereka kemudian memindahkan meriam itu – yang sekarang berada di kota Pelabuhan Brest di bagian barat laut Prancis.Pada 2020, Prancis mengembalikan sisa jasad 24 pejuang kemerdekaan Aljazair yang terbunuh saat melawan pasukan Prancis di abad ke-19.

Bulan lalu, Aljazair menjadi tuan rumah konferensi negara-negara Afrika guna mengupayakan keadilan dan kompensasi dari negara penjajah.

Menteri Luar Negeri Ahmed Attaf mengatakan bahwa kerangka hukum akan memastikan bahwa restitusi yang diberikan bukan dianggap sebagai “hadiah atau bantuan”.

Hubungan diplomatik antara Aljazair dan Prancis menjadi kurang baik tahun lalu, ketika Presiden Emmanuel Macron mengumumkan pengakuan Prancis terhadap kedaulatan Maroko di Sahara Barat dan mendukung rencana pemberian status otonomi terbatas bagi wilayah gurun yan menjadi sengketa itu.

Aljazair mendukung gerakan pro-kemerdekaan Polisario Front di Sahara Barat dan memandangnya sebagai sekutu utamanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diduga Akan Melancarkan Serangan Pada Natal dan Tahun Baru 15 Orang Ditangkap
Tulisan selanjutnya Italia Tangkap 9 Orang Terduga Penggalang Dana Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China

Berita
16 Agustus 2026 16:49
Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
Dari Kaltim ke Maroko, Dua Hafidz Ini Wakili Indonesia di MTQ Internasional
Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket

Terbaru

  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India

16 Agustus 2026 09:46
Berita

PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa

15 Agustus 2026 17:19
Berita

Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus

15 Agustus 2026 16:24
Berita

Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa

15 Agustus 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?