Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Ulama Yaman Syeikh Ali Al-San’ani Wafat Saat Mengajar Al-Qur’an

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Desember 2025 15:02 3:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Desember 2025 14:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Duka menyelimuti masyarakat Yaman setelah seorang ulama Al-Qur’an terkemuka, Syeikh Ali Al-San’ani, wafat saat tengah mengajarkan Al-Qur’an di sebuah masjid di wilayah Maarib, Yaman.

Kepergian beliau terjadi dalam suasana yang penuh khidmat dan dinilai mencerminkan pengabdian seumur hidupnya pada ilmu dan dakwah.

Sheikh Ali Al-San'ani passed away whilst he was teaching the #Quran in a mosque in Maarib, Yemen.

The Prophet, peace and blessings be upon him, said, “The best of you are those who learn the Quran and teach it.”

Source: Ṣaḥīḥ al-Bukhārī 5027

May Allah have grant us a good… pic.twitter.com/LQ2urYhbtc

— زاھىد ئەختەر – Zahid Akhtar (@ZahidDOAM) December 29, 2025

Sejumlah media lokal Yaman melaporkan bahwa Syeikh Ali Al-San’ani menghembuskan napas terakhirnya di dalam masjid ketika sedang menyampaikan pelajaran Al-Qur’an kepada para santri dan jamaah.

Dr. Al-Sanaani meninggal dunia saat mendengarkan hafalan Al-Quran para santrinya di Masjid Noura, daerah Rumaila, Yaman.

Menurut sumber dekat, kala itu ia sedang duduk dengan Al-Quran di tangannya, mendengarkan pembacaan muridnya dengan penuh khidmat.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Menurut laporan SABA News, media resmi setempat, beliau tiba-tiba terjatuh saat sesi pengajaran berlangsung dan dinyatakan wafat tidak lama kemudian.

“Syeikh Ali Al-San’ani wafat dalam keadaan sedang mengajarkan Kitabullah kepada para muridnya di salah satu masjid di Maarib,” tulis SABA News.

Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu disaksikan langsung oleh para penuntut ilmu yang selama ini rutin mengikuti majelis beliau.

Kabar wafatnya Syeikh Ali Al-San’ani dengan cepat menyebar luas dan memicu gelombang duka dari berbagai kalangan, khususnya komunitas ulama dan penghafal Al-Qur’an di Yaman.

Banyak pihak menilai wafatnya beliau sebagai husnul khatimah, karena meninggal dunia dalam aktivitas mulia yang selama ini menjadi jalan hidupnya.

Media lokal lainnya,  Al-Masdar Online, menggambarkan Syeikh Ali sebagai sosok yang dikenal sederhana, konsisten mengajar Al-Qur’an, dan menjauh dari hiruk-pikuk politik serta konflik yang melanda Yaman.

Almarhum meraih gelar doktor dengan predikat kelas satu, menggabungkan keunggulan akademik dan pengabdian lapangan dalam pendidikan Quran.

Sebelumnya, Ia menjabat direktur Al-Quran di Masjid Noura dan menjadi pilar utama pendidikan generasi muda di Marib.

Syeikh Al-Sanaani dikenal atas keramahan, kerendahan hati, dan ketulusan dakwahnya, yang mendapat apresiasi luas masyarakat.

Selama bertahun-tahun, ia mengabdikan waktunya untuk membina generasi muda melalui halaqah Al-Qur’an di masjid-masjid dan lembaga pendidikan setempat.

“Beliau dikenal tidak pernah meninggalkan majelis Al-Qur’an, bahkan di tengah kondisi keamanan dan ekonomi yang sulit,” tulis Al-Masdar Online.

Para muridnya menyebut Syeikh Ali sebagai guru yang sabar dan tekun, serta menanamkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an, bukan sekadar hafalan, tetapi juga adab dan pengamalan.

Kematiannya memicu kesedihan di Marib, dengan aktivis, murid, dan ulama meratapi kepergiannya sebagai kerugian besar bagi dunia pendidikan Al-Quran.

Prosesi pemakaman Syeikh Ali Al-San’ani dilaporkan berlangsung sederhana dan dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan murid dan warga sekitar.

Doa dan ungkapan belasungkawa terus mengalir melalui media sosial dan mimbar-mimbar masjid di berbagai wilayah Yaman. Kepergian Syeikh Ali Al-San’ani menjadi pengingat akan kemuliaan jalan para pengajar Al-Qur’an, yang mengabdikan hidupnya untuk ilmu dan umat. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’anHeadlineMaaribSyeikh Ali Al-San’aniUlama Yamanyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perdana Menteri Wanita Pertama Bangladesh Khaleda Zia Wafat di Usia 80 Tahun
Tulisan selanjutnya Kedua Pelaku Penembakan Pantai Bondi Tidak Terkait Sel Militan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?