Hidayatullah.com – Zohran Mamdani dilantik tepat sebelum tengah malam pada 1 Januari sebagai walikota Kota New York. Pelantikan ini secara resmi membuatnya menjadi Muslim dan keturunan Asia Selatan pertama pemimpin kota terbesar di AS.
Mamdani disumpah dengan sebuah Al-Quran dari abad ke-19 dari Perpustakaan Publik New York. Ia meletakkan tangan kanannya di atas Al-Quran berwarna cokelat tersebut, sambil menangkat tangan kanannya.
Upacara pelantikan diadakan di stasiun kereta bawah tanah Old City Hall yang terbengkalai, salah satu stasiun asli kota yang dibangun pada tahun 1904 dan dinonaktifkan pada tahun 1945.
Jaksa Agung New York Letitia James memimpin upacara pengambilan sumpah Mamdani yang didampingi keluarganya.
Menurut beberapa media AS, Al-Quran yang digunakan selama upacara tersebut termasuk salinan milik kakek Mamdani dan satu lagi yang pernah dimiliki oleh penulis dan sejarawan kulit hitam Arturo Schomburg yang dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York.
Mamdani, 34 tahun, juga merupakan orang kelahiran Afrika pertama yang menjabat sebagai walikota Kota New York. Ia lahir di Uganda dari orang tua imigran India.
Ia memenangkan pemilihan walikota pada 4 November, mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa dalam kemenangan bersejarah bagi sayap progresif Partai Demokrat.
Sebagai seorang sosialis demokrat, Mamdani menjalankan kampanye yang berfokus pada keterjangkauan dan perluasan layanan sosial, menjanjikan bus gratis, penitipan anak universal, toko kelontong yang dikelola kota, perluasan perumahan dengan sewa stabil, dan menaikkan upah minimum menjadi $30 per jam pada tahun 2030.*




