Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Permohonan Suaka di Jerman Berkurang Separuh Pada 2025

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Januari 2026 15:26 3:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Januari 2026 15:25
Bagikan
Pengungsi Suriah di Jerman
Bagikan

Hidayatullah.com– Jerman mengalami penurunan jumlah permohonan suaka tahun lalu, yang untuk pertama kalinya permohonan berkurang hingga menjadi 113.236 pada 2025, menurut Kementerian Dalam Negeri.

Angka itu kurang dari setengah total permohonan suaka tahun sebelumnya yaitu 229.751 dan hampir sepertiga dari 329.120 permohonan suaka yang diajukan pada 2023.

Penurunan terjadi menyusul pemberlakuan kebijakan keimigrasian yang lebih ketat oleh pemerintahan konservatif Jerman. Langkah yang diambil pemerintah antara lain memberlakukan penolakan langsung di pintu perbatasan, penolakan untuk memasukkan anggota keluarga di dalam permohonan suaka, meniadakan jalur cepat permohonan suaka dan meningkatkan jumlah pemulangan migran ke negara asalnya.

“Sinyal jelas yang ditampakkan oleh Jerman, bahwa kebijakan migrasi di Eropa sudah berubah, sudah sampai ke seluruh dunia,” kata Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt, seperti dilansir DW Ahad (4/1/2026).

“Mereka yang tidak berhak mendapatkan perlindungan seyogyanya tidak datang [ke Jerman]; mereka yang menjadi pelaku kejahatan harus pergi,” imbuhnya.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Kementerian juga mengatakan bahwa deportasi juga bertambah sekitar 20% pada 2025.Namun, dalam pesan Tahun Baru 2026 Kanselir Friederich Merz mengindikasikan bahwa pintu tidak sepenuhnya tertutup bagi mereka yang bermaksud mencari suaka di Jerman.

Dia mengatakan bahwa pemerintahannya sedang mengupayakan jalur baru untuk migrasi legal dan pada saat yang sama menutup jalur-jalur migrasi ilegal.“Bagi kami, kemanusiaan dan ketertiban [hukum] merupakan dua sisi dari satu ko8n yang sama,” ujarnya.

Sementara itu menurut para pakar keimigrasian, penurunan jumlah permohonan suaka tidak hanya disebabkan oleh pengetatan kebijakan yang dilakukan pemerintah.

Kejatuhan rezim Bashar Assad pada akhir 2024 mengurangi jumlah orang Suriah yang mengajukan permohonan suaka di Jerman.

November 2025, Mediendienst Integration, sebuah layanan media nirlaba, memperkirakan terdapat sekitar 948.000 orang Suriah yang tinggal di Jerman. Sebagian dari mereka sudah kembali ke Suriah tahun lalu melalui program pemulangan yang mencakup tiket gratis dan uang saku dari pemerintah Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kedutaan Besar Negara Palestina Diresmikan di London
Tulisan selanjutnya Muslim Empat Kali Lebih Dermawan Daripada Rata-rata Orang Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?