Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanselir Jerman Bilang Umur Rezim Iran Tinggal Menghitung Hari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2026 16:17 4:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Januari 2026 16:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Kanselir Jerman Friedrich Merz, hari Rabu (28/1/2026), mengatakan bahwa umur rezim Iran “tinggal menghitung hari” sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperbarui ancaman intervensi akibat tindakan keras aparat terhadap para demonstran anti-pemerintah.

“Rezim yang hanya dapat mempertahankan kekuasaan melalui serentetan tindak kekerasan dan teror terhadap rakyatnya sendiri: umurnya tinggal menunggu hari,” kata Merz saat konferensi pers bersama Perdana Menteri Rumania Ilie Bolojan, seperti dilansir AFP.

“Bisa jadi tinggal beberapa pekan lagi, tapi rezim ini tidak punya legitimasi untuk memerintah negaranya,” imbuh Merz.

Jumlah kematian yang mencapai ribuan dalam demonstrasi beberapa waktu belakangan ini menunjukkan bahwa “rezim para kullah” rupanya hanya bisa mempertahankan kekuasaan melalui rentetan teror,” kata Kanselir Jerman itu.

Merz juga menyuarakan dukungannya terhadap seruan Italia supaya Uni Eropa menyatakan Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris.

Baca Juga

Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

“Saya sangat menyayangkan bahwa masih ada satu atau dua negara di Uni Eropa yang masih belum siap” untuk mendukung penetapan tersebut, kata Merz.

Human Rights Activists News Agency (HRANA), sebuah kelompok peduli HAM yang berbasis di Amerika Serikat – mengatakan pihaknya sudah memverifikasi sebanyak 6.200 kematian, kebanyakan pengunjuk rasa, selama terjadi gelombang demonstrasi sejak akhir Desember 2025, yang mencapai puncaknya pada 8-9 Januari.

HRANA mengatakan jumlah sebenarnya bisa jadi lebih banyak, karena pemadaman internet menjadikan upaya verifikasi informasi terkendala.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Bantu Libanon Ungkap Laboratorium Pembuatan Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru

Berita
21 September 2026 20:41
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

23 September 2026 17:08
Berita

Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

23 September 2026 14:46
Berita

Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’

23 September 2026 14:23
Berita

Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

23 September 2026 13:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?