Hidayatullah.com– Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan pihaknya membantu aparat Libanon dalam pengungka PPpan sebuah laboratorium pabrik narkoba setelah membagikan informasi intelijen tentang jaringan kriminal yang terlibat dalam perdagangan obat-obatan terlarang, lapor Saudi Press Agency (SPA) hari Kamis (28/1/2026).
Juru bicara kementerian itu Brigjen Talal bin Shalhoub mengatakan operasi penggerebekan dilakukan menyusul upaya pemantauan dan pembagian informasi yang disediakan Kementerian Dalam Negeri Saudi melalui Direktorat Pengendalian Narkoba kepada sejawatnya di Libanon.
Pihak berwenang Libanon dilaporkan berhasil menemukan dan menyita sebuah laboratorium yang memproduksi amphetamine dan methamphetamine, alias shabu, berikut 870 tablet yang termasuk obat terlarang, sebanyak 4.600 kilogram getah ganja, prekursor kimia atau bahan baku untuk pembuatan obat terlarang itu dan senjata api, paparnya.
Bin Shalhoub memuji kerja smaa dengan otoritas Libanon dalam pemantauan dan penggerebekan narkoba, menegaskan bahwa Arab Saudi akan terus melacak aktivitas para kriminal yang mengancam keamanan negara dan membahayakan generasi muda dengan narkoba, serta akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna membasminya, lapor SPA.*




