Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

China Eksekusi Empat Anggota Mafia Scam Online Klan Bai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2026 20:36 8:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2026 20:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– China sudah melaksanakan hukuman mati terhadap empat anggota keluarga mafia Bai, salah satu klan yang diketahui menjalankan pusat penipuan daring (online scam center) di Myanmar.

Mereka termasuk di antara 21 anggota dan kaki tangan klan Bai yang divonis bersalah melakukan penipuan, pembunuhan, pencederaan dan kejahatan lainnya oleh pengadilan di Provinsi Guangdong.

Bulan November 2025 pengadilan menjatuhkan hukuman mati terhadap lima dari mereka, termasuk pemimpin tertinggi klan itu Bai Suocheng, yang meninggal karena sakit usai divonis bersalah, lapor media pemerintah China seperti dilansir BBC Senin (2/2/2026).

Pekan lalu, China mengeksekusi 11 anggota klan Ming terpidana kasus serupa.Selama bertahun-tahun, klan Bai, Ming dan beberapa keluarga mafia lain mendominasi kota kecil Laukkaing di darah perbatasan Myanmar, di mana mereka menjalankan kasino, distrik prostitusi dan operasi penipuan siber.

Di antara mafia kriminal itu, klan Bai merupakan “nomor satu”, kata putra Bai Suocheng kepada awak media usai diringkus aparat.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Klan Bai memiliki milisi bersenjata sendiri, membangun 41 pusat penipuan dan kasino, kata pihak berwenang. Di kompleks tertutup itu berbagai tindak kekerasan, pemukulan dan penyiksaan kerap terjadi.

Aktivitas kriminal klan Bai mengakibatkan kematian enam warga China, satu kasus bunuh diri dan banyak orang lainnya mengalami cedera, kata pengadilan.

Keluarga Bai naik ke puncak kekuasaan lokal di Laukkaing pada awal tahun 2000-an setelah warlord terkemuka setempat disingkirkan oleh operasi militer yang dipimpin oleh Min Aung Hlaing – jenderal yang sekarang memimpin junta militer Myanmar.

Junta militer senantiasa mencari orang-orang lokal yang bisa diajak bekerja sama untuk menjadi sekutunya, dan Bai Suocheng – yang kala itu merupakan wakil warlord di Laukkaing – dianggap cocok untuk kepentingan itu.

Namun, keberuntungan keluarga Bai habis pada 2023, ketika Beijing geram dengan junta Myanmar yang enggan memberantas scam center yang memakan banyak korban warga China, dan Beijing secara taktis memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok separatis lokal guna menekan junta dan kelompok pro-pemerintah.

Langkah China itu tampaknya berhasil, karena beberapa bulan terakhir sejumlah mafia penipuan daring yang beroperasi dari Myanmar berhasil dibongkar dan anggotanya ditanggapi dan diserahkan ke Beijing.

Dengan pelaksanaan eksekusi mati itu China sepertinya ingin mengirimkan pesan yang tegas dan jelas kepada mereka yang akan melakukan penipuan siber serupa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM
Tulisan selanjutnya Israel Simpan Jenazah Palestina sebagai ‘Balas Dendam’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?