Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih dari 13 Juta Orang di Jerman Berisiko Miskin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2026 23:29 11:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2026 23:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah laporan yang dirilis Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis), hari Selasa (3/2/2026), mengungkap bahwa 13,3 juta orang di Jerman berisiko mengalami kemiskinan.

Angka itu setara dengan 16,1 persen populasi dan menunjukkan kenaikan dari 15,5 persen pada tahun 2024.Angka tersebut didapat dari EU Statistics on Income and Living Conditions (EU-SILC). Uni Eropa mendefinisikan “berisiko miskin” sebagai hidup dengan pendapatan kurang dari 60% dari pendapatan setara median — nilai yang membagi populasi menjadi dua berdasarkan pendapatan rumah tangga tertimbang. Dalam bentuk uang euro, ambang batas kemiskinan bagi orang yang tinggal sendirian di Jerman adalah pendapatan bersih sebesar €1.446 per bulan ($1.710). Untuk rumah tangga dengan dua orang dewasa dan dua anak di bawah usia 14 tahun, besaran adalah €3.036.

Kelompok tertentu yang cenderung berisiko mengalami kemiskinan adalah orang yang hidup bersendirian (30,9%), orang yang hidup dalam keluarga orangtua tunggal (28,7%), pengangguran (64,9%), mereka yang sedang tidak bekerja (33,8%), pensiunan (19,1%).

Tidak ada satu metodologi pun yang dapat memberikan gambaran akurat tentang tingkat kemiskinan dan berisiko kemiskinan di negara mana pun, karena kondisi unik setiap orang berbeda-beda.

EU-SILC dalam laporannya juga menunjukkan jumlah orang yang terancam kemiskinan dan pengucilan sosial.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berdasarkan metodologi yang dipergunakan EU-SILC, sebanyak 17,6 juta orang di Jerman terancam mengalami kemiskinan dan pengucilan sosial pada 2025, atau setara 21,2% populasi. Angka itu nyaris tidak berubah dari tahun sebelumnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah Memasuki Hasakeh Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Qamishli
Tulisan selanjutnya Saif al-Islam Putra Mendiang Pemimpin Libya Muammar Qadhafi Tewas Dibunuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?