Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ditekan Amerika Serikat Kolombia Basmi Tanaman Koka Pakai Drone Glyphosate

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2026 12:13 12:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2026 12:13
Bagikan
Polisi antinarkoba Kolombia berpatrolid di ladang koka, ketika pesawat menyemprotkan herbisida.
Bagikan

Hidayatullah.com–Kolombia kembali melakukan penyemprotan kimia beracun karsinogenik dengan menggunakan drone untuk memusnahkan tanaman koka, kata Kedutaan Amerika Serikat di Bogota hari Jumat (13/2/2026), setelah pemimpin kedua negara bertemu guna meredakan ketegangan yang dipicu masalah narkoba.

“Kolombia meluncurkan drone eradikasi atas tanaman koka,” dengan dukungan dari pemerintah Amerika Serikat, kata Kedutaan AS di Bogota lewat media sosial hari Jumat (13/2/2026) seperti dilansir AFP.

“Teknologi ini dapat mengubah keadaan secar drastis: menurunkan kultivasi koka di Kolombia, mengurangi jumlah narkoba mematikan yang mencapai jalan-jalan di Amerika, serta menyelamatkan lebih banyak nyawa,” imbuhnya.

Kolombia menghentikan penyemprotan glyphosate dari udara pada tahun 2015, karena kekhawatiran akan dampak negatifnya terhadap kesehatan masyarakat disebabkan zat kimia itu bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker pada manusia.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Kolombia Gustavo Petro bertemu di Gedung Putih guna menurunkan ketegangan politik di antara kedua negara. Mereka berjanji akan menghidupkan kembali kerja sama historis di bidang militer antara Washington dan Bogota, serta memerangi bersama-sama gerilyawan dan kartel narkoba, lansir AFP.

Baca Juga

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Pada bulan Desember 2025, pemerintahan Petro melanjutkan kembali penyemprotan glyphosate atas tanaman-tanaman narkotika, seperti koka yang merupakan bahan utama pembuatan kokain, atas desakan pemerintahan Trump. Gedung Putih mendesak supaya Bogota memberlakukan kebijakan yang lebih keras terhadap aktivitas perdagangan narkoba. Kolombia dikenal sebagai penghasil kokain terbesar dunia.

Pada Desember 2025, Kementerian Kehakiman Kolombia mengeluarkan kebijakan baru pemusnahan tanaman koka.

Dalam kebijakan itu disebutkan bahwa drone akan terbang 1,5 meter di atas ladang tanaman koka dan melakukan penyemprotan terkontrol guna mencegah zat kimia berbahaya itu berdampak terhadap masyarakat.

Sejak naik ke puncak kekuasaan pada 2022, Petro mengambil kebijakan “sepenuhnya damai” untuk melucuti kelompok-kelompok bersenjata melalui dialog.

Namun, hingga enam bulan menjelang masa jabatannya berakhir, upaya itu belum menunjukkan hasil sehingga mendorongnya untuk mengambil tindakan yang lebih tegas dalam perang melawan narkoba.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya tiktok afghanistan TikTok Dirancang untuk Bikin Ketagihan, Melanggar Hukum kata Komisi Eropa
Tulisan selanjutnya CIA dan Pentagon Selidiki Perangkat Rahasia Penyebab ‘Sindrom Havana’ di Norwegia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?