Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

CIA dan Pentagon Selidiki Perangkat Rahasia Penyebab ‘Sindrom Havana’ di Norwegia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2026 12:44 12:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2026 12:44
Bagikan
Kantor CIA.
Bagikan

Hidayatullah.com– Aparat pemerintah Amerika Serikat melakukan penyelidikan terhadap eksperimen yang belum dilaporkan sebelumnya di Norwegia, di mana seorang ilmuwan pemerintah menguji coba sebuah perangkat microwave dan menimbulkan gejala neurologis mirip dengan apa yang disebut sebagai “Sindrom Havana”, lapor Washington Post hari Sabtu (14/2/2026) mengutip orang-orang yang mengetahui masalah itu, seperti dilansir Reuters.

Norwegia memberitahukan dinas intelijen Amerika Serikat CIA tentang insiden itu, memicu sedikitnya dua kunjungan oleh pejabat Pentagon dan Gedung Putih, lapor Washington Post.

Orang-orang yang mengetahui tentang uji coba itu mengatakan bahwa hasilnya tidak membuktikan bahwa para diplomat dan agen mata-mata AS di Havana, ibu kota Kuba, serta di sejumlah kedutaan AS lainnya menjadi target musuh-musuh asing. Meskipun hasil investigasi menunjukkan bahwa perangkat yang mengeluarkan gelombang energi (seperti alat masak microwave) dapat memengaruhi biologi manusia.

Reuters melaporkan bahwa pihaknya belum dapat mengkonfirmasi kabar tersebut.

Antara tahun 2016 dan 2018 lebih dari 40 staf yang ditempatkan di perwakilan diplomatik Amerika Serikat di luar negeri dilaporkan mengalami sakit misterius yang tidak diketahui penyebabnya. Mereka mengaku mengalami mual, sakit kepala, pusing, dan gejala yang tidak dapat dijelaskan. Kondisi itu, yang kemudian disebut sebagai “Sindrom Havana”, sejak lama menimbulkan teka-teki dan spekulasi, mengingat sifat gejala, lokasi tugas diplomat dan sikap diam pemerintah AS dalam masalah itu selama ini.*

Baca Juga

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ditekan Amerika Serikat Kolombia Basmi Tanaman Koka Pakai Drone Glyphosate
Tulisan selanjutnya Uang Bisa Membeli Cinta? Tampaknya Begitu Kata Orang Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?