Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemerintah Tuai Kritik Setelah Beri Konsesi Panas Bumi ke Perusahaan Terafiliasi ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Februari 2026 14:08 2:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Februari 2026 14:07
Bagikan
Menteri Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Bagikan

Hidayatullah.com— Kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang memberikan konsesi proyek panas bumi di Telaga Ranu, Halmahera Barat, kepada PT Ormat Geothermal Indonesia, anak usaha dari Ormat Technologies, pada Senin (12/2/2025), memicu kritik dari sejumlah kalangan. Ormat diketahui merupakan perusahaan energi panas bumi berbasis di Amerika Serikat yang memiliki afiliasi bisnis dengan ‘Israel’.

Koalisi organisasi masyarakat sipil menilai keputusan tersebut perlu ditinjau ulang. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam keterangan tertulisnya menyatakan, “Pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap rekam jejak perusahaan yang diduga menimbulkan kerusakan lingkungan dan konflik sosial di berbagai wilayah operasi,” dikutip dari siaran pers Walhi, Selasa (13/2/2025).

Serial investigasi media Deduktif berjudul “Jejak Hasbara di Kerjasama Bisnis Geothermal ‘Israel’-Indonesia” sebelumnya mengulas jaringan bisnis Ormat serta dugaan dampak operasionalnya. Dalam laporan tersebut disebutkan, “Proyek-proyek Ormat di Indonesia meninggalkan persoalan pencemaran air tanah, rusaknya lahan pertanian, dan kriminalisasi warga yang menolak,” tulis Deduktif dalam laporan investigasinya.

Sejumlah warga di wilayah operasi sebelumnya juga mengeluhkan dampak sosial proyek geothermal. Seorang perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kami kehilangan sumber air bersih sejak pengeboran dilakukan. Lahan pertanian kami pun terdampak,” sebagaimana dikutip dalam laporan lapangan Deduktif.

Selain persoalan lingkungan, kritik juga mengarah pada aspek geopolitik. Aktivis solidaritas Palestina, dalam diskusi publik di Jakarta, menyatakan, “Memberikan konsesi kepada perusahaan yang terafiliasi ‘Israel’ bertentangan dengan komitmen politik luar negeri Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina,” dikutip dari keterangan resmi panitia diskusi, Rabu (14/2/2025).

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Menanggapi polemik tersebut, Kementerian ESDM menegaskan proyek panas bumi merupakan bagian dari strategi transisi energi nasional. “Pengembangan panas bumi penting untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” ujar pejabat Kementerian ESDM dalam keterangan pers resmi, Senin (12/2/2025).

Pengamat kebijakan energi dari lembaga riset independen juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas. “Transisi energi tidak boleh mengorbankan hak masyarakat lokal dan perlindungan lingkungan. Pemerintah harus membuka dokumen AMDAL serta memastikan partisipasi publik,” ujarnya, dikutip dari wawancara dengan media nasional, Selasa (13/2/2025).

Hingga berita ini diturunkan, PT Ormat Geothermal Indonesia belum menyampaikan tanggapan resmi atas kritik yang berkembang. Masyarakat Halmahera Barat menyatakan akan mengawal proses perizinan dan meminta dialog terbuka sebelum proyek memasuki tahap eksplorasi penuh. Polemik ini kembali menempatkan pemerintah di tengah perdebatan antara kebutuhan investasi energi terbarukan dan tuntutan transparansi, terutama terkait kerja sama dengan perusahaan yang memiliki afiliasi dengan ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bahlil LahadaliaHalmahera Barat PT Ormat Geothermal IndonesiaHeadlineisraelMenteri ESDMOrmat Technologiespanas bumiTelaga Ranu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sambut Ramadhan, Warga Gaza Hiasi Jalan dengan Lampion dari Kaleng Bekas
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah: Demokrasi Tak Hanya Bebas Bicara, Tapi Jaga Harmoni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?