Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muhammadiyah: Demokrasi Tak Hanya Bebas Bicara, Tapi Jaga Harmoni

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Februari 2026 14:13 2:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Februari 2026 14:12
Bagikan
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir
Bagikan

Hidayatullah.com—Muhammadiyah menegaskan bahwa kehidupan demokrasi tidak semata-mata dimaknai sebagai kebebasan berbicara, melainkan juga tanggung jawab moral untuk menjaga harmoni sosial. Pesan itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis (16/10/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Haedar di sela kegiatan rakernas, menanggapi polemik tayangan televisi yang mengkritisi pondok pesantren dan kiai. Ia mengingatkan pentingnya membangun sikap saling menghargai, introspeksi, dan menjaga batas dalam berekspresi di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Demokrasi itu bukan hanya kebebasan berbicara. Ada tanggung jawab moral untuk menjaga ketertiban dan harmoni sosial,” kata Haedar dikutip RRI.

Menurutnya, kebebasan berekspresi harus disertai kesadaran etis dan komitmen terhadap nilai kebersamaan. Ia menegaskan bahwa kehidupan berbangsa tidak dapat dijalankan dengan ekspresi tanpa batas yang berpotensi menimbulkan kegaduhan publik.

“Kita perlu belajar untuk saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Berbangsa dan bernegara itu tidak bisa sekadar berekspresi tanpa batas. Semua ada tanggung jawabnya,” tegasnya.

Baca Juga

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Haedar juga menekankan bahwa lembaga-lembaga kemasyarakatan dan keagamaan perlu terus meningkatkan kualitas dan kredibilitasnya agar memperoleh kepercayaan masyarakat. Dengan penguatan integritas dan tata kelola yang baik, menurutnya, lembaga-lembaga tersebut dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa setiap persoalan yang muncul di ruang publik hendaknya diselesaikan melalui mekanisme dialog dan cara-cara yang sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung nilai damai serta kebersamaan.

“Kalau ada masalah, selesaikan dengan cara yang baik, sesuai karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung nilai damai dan kebersamaan. Justru toleransi dan persatuan diuji di saat-saat seperti ini,” ujarnya.

Selain itu, Haedar menyoroti peran media sosial yang dinilai memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini dan suasana publik. Ia berharap media sosial tidak menjadi ruang yang memperkeruh keadaan, melainkan sarana edukasi dan penyebaran nilai-nilai positif.

“Kami berharap media sosial bisa menjadi ruang yang melindungi, bukan memperkeruh suasana. Jangan sampai kolamnya keruh, ikannya tidak dapat,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Haedar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi setiap persoalan dengan kepala dingin, kedewasaan, dan semangat memperbaiki diri. Menurutnya, dinamika dan perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun kualitas moral dan etika publik harus tetap dijaga. “Masalah selalu ada dalam kehidupan berbangsa. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan dewasa dan penuh kualitas moral,” pungkas Haedar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demokrasihaedar Nashirharmoni sosialkebebasan berbicaraketertibanMuhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Tuai Kritik Setelah Beri Konsesi Panas Bumi ke Perusahaan Terafiliasi ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?