Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seruan Usir Muslim oleh Pemimpin Radikal Hindu di Uttarakhand Tuai Sorotan

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Maret 2026 15:57 3:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Maret 2026 15:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Seorang pemimpin organisasi Hindu garis keras di Uttarakhand, Bhupesh Joshi, menjadi sorotan setelah video viral yang memperlihatkan dirinya mengancam umat Muslim dan mengatakan akan memainkan Holi di dalam sebuah masjid serta meminta mereka keluar dari negara bagian segera, memicu kecaman publik dan tindakan polisi.

Video yang dibagikan di platform seperti Twitter oleh akun MuslimMirror.com menunjukkan Joshi, yang disebut sebagai pemimpin Kali Sena, berbicara di depan kamera dengan nada provokatif. “Kami akan bermain Holi di dalam masjid Allah dan kalian [Muslim] harus segera pergi dari Uttarakhand,” kata Joshi dalam potongan video tersebut, seperti dikutip oleh MuslimMirror.com dari unggahan di Twitter.

In Uttarakhand, Kali Sena leader Bhupesh Joshi threatens to play Holi inside a #mosque and warns #Muslims to leave the state immediately.#Islamophobia, #Hate, #Holi, #Hindutva, #HateSpeech pic.twitter.com/a2sIuhpzDh

— MuslimMirror.com (@MuslimMirror) February 28, 2026

Ancaman Joshi terjadi di tengah ketegangan komunitas menjelang perayaan Holi, festival warna yang dirayakan setiap tahun di India. Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari warga sipil, kelompok hak asasi manusia, dan beberapa tokoh politik yang mengecam ancaman itu sebagai provokasi dan tindakan diskriminatif terhadap minoritas Muslim di negara bagian tersebut.

“Kami mengecam keras segala bentuk ancaman yang menyasar komunitas berbasis agama,” ujar Sanjay Verma, seorang aktivis masyarakat sipil di Dehradun kepada media The Indian Daily. “Ancaman seperti ini bisa memicu kekerasan dan merusak kerukunan sosial yang selama ini dibangun,” tambahnya.

Seorang pemilik toko Muslim di Dehradun, yang meminta namanya dirahasiakan, mengatakan pernyataan Joshi membuat banyak warga Muslim merasa terancam. “Ini seperti intimidasi terbuka terhadap kami,” katanya kepada reporter Uttarakhand Times.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

“Kami ingin hidup damai namun ucapan seperti itu jelas menciptakan ketidakamanan,” tambahnya kepada Uttarakhand Times.

Merespons viralnya video ancaman itu, kepolisian Uttarakhand menyatakan telah membuka penyelidikan terhadap pernyataan Bhupesh Joshi.

“Kami telah menganalisis video tersebut dan akan mengambil tindakan sesuai hukum India,” kata seorang pejabat kepolisian setempat, Komisaris Polisi Ramesh Singh. Singh mengatakan bahwa tindakan provokatif yang menyasar kelompok berdasarkan agama merupakan pelanggaran hukum ketertiban umum.kepada Dehradun Chronicle.

Pernyataan polisi itu datang setelah berbagai organisasi masyarakat menuntut agar pihak berwenang menghentikan ujaran kebencian dan memastikan keamanan bagi seluruh warga tanpa diskriminasi. Partai politik lokal juga mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam ancaman tersebut dan menyerukan dialog antaragama untuk meredakan ketegangan.

Kasus ini memperkuat kekhawatiran akan meningkatnya insiden intoleransi agama di beberapa bagian India, terutama selama periode perayaan seperti Holi yang dekat dengan bulan Ramadhan.

Data dari kelompok pemantau independen mencatat terdapat beberapa laporan kekerasan terhadap minoritas Muslim di berbagai negara bagian India sejak awal Ramadhan tahun ini, termasuk intimidasi, serangan verbal, dan perusakan properti tempat ibadah.

Namun, angka resmi dari pemerintah pusat mengenai jumlah insiden selama Ramadhan 2026 belum dirilis. Publik kini menunggu tindakan lanjutan dari penegak hukum India dan otoritas negara bagian mengenai ancaman oleh Joshi, serta langkah untuk meredakan ketegangan sosial di tengah keberagaman agama di Uttarakhand dan sekitarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhupesh JoshiHeadlineHindumasjid Indiamasjid Uttarakhandmuslim Indiaperayaan HoliUttarakhand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viral Mahasiswa Muslim Dipukuli Saat Perayaan Agama Hindu, Kampus Diduga Bungkam
Tulisan selanjutnya Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?