Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Aktifkan Decentralized Mosaic Defence, Siap Perang Gerilya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Maret 2026 02:59 2:59 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Maret 2026 05:00
Bagikan
Anggota IRGC Iran
Bagikan

Hidayatullah.com – Iran dilaporkan telah mengaktifkan “Decentralize Mosaic Defence, sebagai strategi pertahanannya menyusul serangan ke pusat komando Iran. Keputusan ini diambil setelah Amerika Serikat dan Israel membombardir Iran pada Ahad kemarin.

Daftar isi
  • Cara kerja Decentralized Mosaic Defence
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Pemboman di Ibu Kota kami tidak berdampak pada kemampuan kami untuk berperang. Decentralized Mosaic Defence memungkinkan kami untuk memutuskan kapan, dan bagaimana perang akan berakhir,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi melalui X pada Ahad. Decentralize Mosaic Defence merupakan sebuah doktrin perang gerilya untuk perang jangka panjang.

Pernyataan Aragchi juga dikonfirmasi oleh Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Larijani pada Ahad. “Iran, tidak seperti Amerika Serikat, telah mempersiapkan diri untuk perang yang panjang,” ujarnya di X.

Cara kerja Decentralized Mosaic Defence

Istilah ini sedang ramai dibicarakan di kalangan militer saat ini dan terdengar seperti sesuatu dari film fiksi ilmiah.

Sederhananya begini, biasanya sebuah militer bekerja seperti tubuh manusia. Ada “otak” di ibu kota yang mengirimkan sinyal ke “tangan” di perbatasan. Jika Anda menghancurkan otak, tubuh akan mati. Inilah yang disebut para ahli militer sebagai “pemenggalan kepala.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Iran tahu bahwa dalam perang besar-besaran, komando pusat mereka akan menjadi target pertama. Jadi, mereka menghabiskan bertahun-tahun mendesain ulang seluruh militer mereka agar bekerja seperti mozaik (gambar atau pola yang dibuat dengan menyusun potongan-potongan kecil kaca, batu, dll. dengan warna berbeda).

Bayangkan sebuah mozaik kaca yang indah di dinding. Jika Anda mengambil palu dan menghancurkan salah satu sudutnya, bagian gambar lainnya tetap utuh. Itulah yang mereka lakukan. Iran telah membagi militer mereka menjadi 31 unit independen, berdasarkan provinsi.

Dalam kondisi ini, komandan provinsi tidak perlu menghubungi Teheran (ibu kota) untuk meminta izin meluncurkan drone atau memindahkan rudal. Mereka memiliki uang, senjata, dan wewenang untuk berperang sendiri di wilayah mereka.

Artinya, bahkan jika ibu kota benar-benar diam, 31 pasukan kecil terus berperang sendiri. Ini adalah sistem yang dirancang tanpa tombol “mati”.

Ini adalah strategi “pil racun”. Strategi ini membuat suatu negara tidak mungkin untuk “mati”, tetapi juga membuat pertempuran menjadi tempat yang jauh lebih tidak terduga. *

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AS-Israel Serang IranDecentralized Mosaic DefenceHeadlineKorps Garda Revolusi Iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hizbullah Gabung Medan Pertempuran Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Tulisan selanjutnya Sertifikasi Halal Bukan Sekedar Formalitas Label

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?