Hidayatullah.com – Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) menentang serangan terhadap Iran menurut sebuah jajak pendapat cepat Washington Post pada pekan lalu. Serangan AS-Israel itu hingga kini telah menewaskan lebih dari 500 orang.
Washington Post mengirimkan pesan singkat kepada 1.003 warga Amerika untuk menanyakan pandangan mereka tentang serangan tersebut.
Lebih dari setengah responden — 52 persen — sangat menentang atau agak menentang serangan tersebut, di mana Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei tewas. Sebaliknya, 39 persen mengatakan bahwa mereka sangat mendukung atau agak mendukung serangan tersebut.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan tepat ketika AS dan Israel memulai perang terhadap Iran pada hari Sabtu juga menemukan bahwa sebagian besar warga Amerika tidak menyetujui serangan tersebut, dan sejumlah besar lainnya percaya bahwa Trump terlalu mudah menggunakan kekuatan militer.
Empat puluh tiga persen dari semua responden survei mengatakan mereka tidak menyetujui serangan terhadap Iran, sementara 27 persen mengatakan mereka menyetujuinya. Tiga puluh persen mengatakan mereka tidak tahu, atau melewatkan pertanyaan tersebut.
Khususnya di kalangan pemilih Demokrat, 74 persen mengatakan mereka tidak setuju, sementara di kalangan Republikan, angka itu hanya 13 persen.
Ketika ditanya apakah Trump menggunakan terlalu banyak kekuatan militer, 56 persen dari semua responden setuju. Di kalangan Demokrat, angka itu naik menjadi 87 persen, sementara di kalangan Republikan hanya 23 persen.
Tujuh puluh tiga persen dari Republikan mengatakan penggunaan kekuatan Trump “sudah tepat”.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos ditutup sebelum korban jiwa AS diumumkan di wilayah tersebut.
Ketika ditanya apakah kematian warga Amerika akan mengubah perhitungan mereka, 42 persen dari Republikan mengatakan mereka akan cenderung kurang mendukung perang tersebut.
Menurut Palang Merah Iran, lebih dari 550 orang telah tewas akibat serangan AS dan Israel.
Pada Senin pagi di Washington, empat warga Amerika telah diumumkan tewas dalam serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di Kuwait.*




