Hidayatullah.com – Putra Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich, Benya Hebron, dikabarkan meregang nyawa usai terluka parah akibat serangan Hizbullah di dekat perbatasan Libanon.
“Menurut platform berbahasa Ibrani: Kematian putra Menteri Keuangan pemerintahan pendudukan, seorang ekstremis bernama Smotrich, yang tewas akibat luka-lukanya setelah terkena pemboman Hizbullah,” menurut laporan Palestine Info Center pada Selasa (10/03/2026).
Pada Jumat (06/03/2026), Bezalel Smotrich mengungkap putra termasuk satu dari delapan tentara Israel yang terluka akibat serangan mortir di dekat perbatasan Libanon.
“Salah satu dari mereka adalah putra tercinta saya, Benya Hebron,” tulis Smotrich di X. Menteri ekstremis itu menjelaskan pecahan mortir menembus tubuh putranya hingga menyebabkan luka serius.
“Pecahan itu menembus punggung dan perutnya,” kata Smotrich, seraya menambahkan putranya segera dilarikan ke rumah sakit. Serangan terjadi di saat penjajah Israel berupaya menyeret negara-negara Arab dan Timur Tengah ke dalam perangnya dengan Iran.
Pada Februari lalu, Smotrich mengatakan bahwa Israel akan menduduki Gaza dan mendirikan pemukiman Yahudi di sana.*




