Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Koalisi Sipil Desak Polisi Usut Tuntas

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Maret 2026 15:24 3:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Maret 2026 15:24
Bagikan
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) konferensi pers
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam (12/3). Serangan terjadi sesaat setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan keterangan KontraS, dua pelaku berboncengan sepeda motor mendekati korban sebelum menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah wajah dan tubuh Andrie. Salah satu pelaku disebut mengenakan helm hitam, kaus putih atau biru dengan celana gelap diduga jeans, serta penutup wajah berupa buff. Pelaku kedua juga menutupi sebagian wajahnya dengan masker hitam.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius pada bagian wajah, mata, dada, serta kedua tangan. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, dokter menyatakan korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyebut serangan tersebut sebagai ancaman serius bagi demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.

“Ini bukan lagi alarm bahaya demokrasi. Ini sudah berada di jurang demokrasi,” kata Dimas dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/3).

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Dimas menegaskan bahwa teror tersebut tidak akan menghentikan kerja organisasi yang telah berdiri hampir tiga dekade itu. “Dengan intimidasi seperti yang dialami Andrie Yunus ini tidak akan menyurutkan langkah KontraS yang sudah dibangun selama 28 tahun,” ujarnya.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Muhammad Isnur, mengatakan serangan terhadap Andrie merupakan serangan terhadap masyarakat sipil secara luas.

“Serangan terhadap Andri adalah serangan terhadap kita semua—serangan terhadap masyarakat sipil, terhadap kemanusiaan, dan terhadap seluruh korban yang sedang memperjuangkan hak asasi manusia,” kata Isnur.

Ia juga mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan aktor intelektual di balik penyerangan tersebut. Menurutnya, masyarakat sipil juga tengah menyiapkan tim investigasi independen untuk menelusuri kasus tersebut.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Indonesia Corruption Watch, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, serta berbagai jaringan advokasi hukum turut mengecam keras serangan tersebut dan meminta negara memberikan perlindungan bagi para pembela HAM.

Peristiwa ini kembali mengingatkan publik pada kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan pada 2017. Para aktivis menilai pola kekerasan serupa menunjukkan masih rentannya keselamatan pembela hak asasi manusia di Indonesia.

Sementara itu, aparat kepolisian menyatakan telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut. Koalisi masyarakat sipil mendesak agar proses hukum dilakukan secara cepat, transparan, dan akuntabel agar tidak terjadi impunitas terhadap pelaku kekerasan terhadap aktivis.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air kerasAndrie YunusKomisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak KekerasanKontrasOTK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya VIDEO: Kekerasan terhadap Muslim India Berlanjut selama Bulan Ramadhan
Tulisan selanjutnya Krisis Universitas Modern: Hebat Tapi Tanpa Arah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?