Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Italia Setop Kerja Sama Pertahanan dan Militer dengan Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 April 2026 15:55 3:55 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 April 2026 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Italia memutuskan untuk menangguhkan sebuah kerjasama militer dan penelitian teknologi dengan Israel, menurut Perdana Mentei Giorgia Meloni. Keputusan itu dipandang sebagai “kemenangan” oleh para pejabat partai oposisi yang telah memprotes genosida Zionis di Gaza selama tiga tahun terakhir.

“Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel,” kata Meloni pada Selasa (14/04/2026) di Verona, menurut kantor berita Italia ANSA dan AGI.

Perjanjian militer yang disepakati dengan Israel pada 2006 itu secara otomatis diperpanjang setiap lima tahun, namun tahun ini kerjasama di seluruh industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan personel militer, penelitian dan pengembangan, dan teknologi informasi itu ditangguhkan.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar meremehkan pentingnya perjanjian tersebut. “Bahkan tidak ada perjanjian,” tulisnya dalam sebuah unggahan di media sosial.

Pemerintahan sayap kanan Meloni telah menjadi salah satu sekutu terdekat Israel di Eropa, tetapi dalam beberapa minggu terakhir, mereka telah mengkritik serangan entitas Zionis terhadap Lebanon.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dicari ICC mengunjungi Roma pada Maret 2023, Meloni menggambarkan Israel sebagai “teman dan mitra kunci Italia, di Timur Tengah dan di tingkat global.”

Partai-partai oposisi telah menekan pemerintah selama lebih dari setahun untuk menangguhkan perpanjangan tersebut. Marco Grimaldi, seorang anggota parlemen oposisi, mengatakan keputusan itu adalah “kemenangan” bagi mereka yang telah memprotes genosida Israel di Gaza selama tiga tahun terakhir.

Hubungan antara Italia dan Israel telah memburuk tajam. Ketika Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, mengunjungi Lebanon pada hari Senin, ia memposting di X bahwa perjalanan itu dimaksudkan untuk menunjukkan “solidaritas” Italia dengan Lebanon “menyusul serangan yang tidak dapat diterima oleh Israel terhadap penduduk sipil.” Ia menambahkan: “Kita harus menghindari eskalasi lain seperti yang terjadi di Gaza dengan segala cara.”

Sikap Italia terhadap serangan di Timur Tengah juga memperburuk hubungan dengan Trump. Berbicara kepada seorang reporter di surat kabar harian Milan, Corriere della Sera, pada hari Selasa, Trump mengatakan dia “sangat terkejut” dengan keputusan Meloni untuk tidak membantu AS dalam serangan terhadap Iran.

Meloni juga mengatakan pada hari Senin bahwa “tidak dapat diterima” bagi Trump untuk menyerang Paus Leo XIV, yang telah mengkritik serangan tersebut.

“Apakah orang-orang menyukainya? Saya tidak percaya,” kata Trump dalam wawancara tersebut, menambahkan: “Saya pikir dia memiliki keberanian. Saya salah.”

Trump di masa lalu menggambarkan Meloni sebagai “pemimpin dan pribadi yang fantastis.” Ia adalah satu-satunya pemimpin Eropa yang masih menjabat yang menghadiri pelantikan presiden kedua Trump, dan telah lama membanggakan memiliki “hubungan istimewa” dengan presiden Amerika tersebut.

Dalam wawancara tersebut, Trump mengatakan tentang Meloni: “Dia sangat berbeda dari yang saya kira,” menambahkan bahwa ia sudah lama tidak berbicara dengan Meloni.

Selain itu, telah terjadi protes besar-besaran pro-Palestina dan anti-genosida di seluruh Italia dalam beberapa bulan terakhir, yang menarik ratusan ribu orang di seluruh negeri, sementara pemerintah Meloni menghadapi kritik atas kelambatan tindakannya terkait genosida dan blokade di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaItaliamiliterpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riset: Mayoritas Warga Turki Tetap Religius di Tengah Modernisasi
Tulisan selanjutnya Afghanistan Kirim 500 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza via Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?