Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Israel Datangkan 240 Anggota Suku Yahudi Bnei Menashe dari India

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 April 2026 11:30 11:30 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 April 2026 11:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas Zionis Israel mendatangkan 249 anggota suku Yahudi Bnei Menashe dari India sebagai bagian proyek penjajahan terhadap Palestina. Rencananya sekitar 6.000 anggota kelompok tersebut akan didatangkan untuk mendukung pemukiman ilegal jangka panjang, menurut The Jerusalem Post.

Daftar isi
  • 700.000 pemukim ilegal
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Gerombolan dari India tersebut tiba pada hari Kamis di Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv, di mana mereka mendapatkan sambutan resmi diterima.

The Jerusalem Post menambahkan bahwa kelompok ini adalah yang pertama dari serangkaian kedatangan kontroversial dalam beberapa minggu mendatang, dengan sekitar 600 imigran yang akan tiba dalam tiga gelombang.

Namun, perpindahan mereka ke wilayah penjajahan Palestina bukan tanpa syarat. Melansir Times of Israel, “para pendatang baru perlu memeluk agama Yahudi untuk menjadi warga negara Israel.”

Inisiatif yang lebih luas bertujuan untuk merelokasi anggota komunitas Bnei Menashe yang tersisa. Kebanyakan dari mereka tinggal di negara bagian timur laut India, Mizoram dan Manipur.

Baca Juga

Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat
Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel

Berdasarkan rencana tersebut, sekitar 1.200 pemukim ilegal tambahan diperkirakan akan tiba pada akhir tahun 2026, dengan relokasi penuh sekitar 6.000 orang diproyeksikan pada tahun 2030.

Beberapa kelompok awal dari komunitas India ini mendirikan pemukiman ilegal mereka di lokasi seperti Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel dan di pemukiman ilegal Israel di Gaza sebelum tahun 2005.

Menulis di X, sejarawan dan penulis yang berbasis di India, William Dalrymple, mengatakan bahwa “orang Tibeto-Burma dari Mizoram di India Timur Laut yang masuk Kristen pada tahun 1940-an kemudian, terinspirasi oleh sebuah mimpi, mulai masuk agama Yahudi pada tahun 1951, memiliki hak yang lebih besar untuk tinggal di Israel daripada orang Palestina yang DNA-nya membuktikan mereka adalah keturunan sebenarnya dari orang Kanaan Zaman Perunggu.”

700.000 pemukim ilegal

Rencana ilegal ini menyusul keputusan pemerintah Zionis pada bulan November di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang bertujuan untuk reunifikasi keluarga dan memfasilitasi integrasi komunitas tersebut ke dalam masyarakat Israel.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya apa yang digambarkan data Israel sebagai “migrasi balik,” dengan sekitar 82.000 warga Israel meninggalkan negara itu pada tahun 2024 dan lebih dari 69.000 akan pergi pada tahun 2025 di tengah genosida Gaza.

Sejak Oktober 2023, genosida Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 72.000 warga Palestina syahid dan lebih dari 172.000 terluka, bersama dengan kehancuran yang meluas yang memengaruhi 90 persen infrastruktur wilayah tersebut.

Sejak didirikan pada tahun 1948, Israel telah membawa jutaan orang Yahudi dari seluruh dunia untuk menetap secara ilegal di Palestina bersejarah, sementara mencabut atau mengusir penduduk asli Palestina.

Laporan PBB menunjukkan perluasan pemukiman ilegal Israel mencapai puncaknya sejak tahun 2017.

Di bawah pemerintahan ekstremis saat ini, pemukiman di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, telah meningkat hampir 50 persen.

Sekitar 700.000 pemukim ilegal, hampir 10 persen dari populasi Yahudi Israel, tinggal di pemukiman-pemukiman ini.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMigrasi Yahudipenjajahan PalestinaYahudi India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya
Tulisan selanjutnya LBH Hidayatullah Gelar Rakornas, Tegaskan Posisi sebagai Pemberi Bantuan Hukum Struktural

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew

Berita
1 Agustus 2026 17:10
Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel
Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital

Terbaru

  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
  • Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat
  • Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel
  • Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah
  • Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian
  • ‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
  • Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 
  • 152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah

3 Agustus 2026 15:20
Berita

Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian

3 Agustus 2026 14:27
Berita

‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’

3 Agustus 2026 14:13
Berita

Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 

3 Agustus 2026 08:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?