Hidayatullah.com – Sebuah situs berita Muslim berbasis di Inggris, 5Pillars menyatakan bahwa 87 persen penontonnya tidak percaya kelompok Syiah Houthi berupaya menyerang Mekkah.
Hal tersebut terungkap dalam survei selama 24 jam yang dilakukannya di media sosial.
“Kami bertanya kepada audiens kami apakah mereka meyakini bahwa gerakan Ansarullah Houthi menargetkan Mekkah dengan pesawat drone, sebagaimana diklaim oleh otoritas Arab Saudi dan sekutu mereka,” kata 5Pillars dalam unggahannya di X pada Kamis (17/09/2026).
Sekitar 788 partisipan, 87 persen, tidak percaya kelompok bersenjata Houthi Yaman berupaya menyerang Mekkah dengan drone seperti yang diklaim aliansi pimpinan Arab Saudi. Sementara 120 partisipan, sekitar 13 persen, mempercayai bahwa Houthi berupaya menyerang Mekkah.
5Pillars adalah situs berita dan media online berbahasa Inggris yang berpusat di Britania Raya (UK) serta berfokus pada isu-isu, urusan terkini, dan pandangan hidup umat Islam.
Perlu diketahui, Otoritas Arab Saudi pada Selasa sempat mengeluarkan peringatan keamanan di sejumlah wilayah, termasuk Mekkah, Thaif dan Jeddah. Peringatan bahaya itu dicabut beberapa menit kemudian.
Jubir Koalisi Pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki menyatakan bahwa angkatan udara kerajaan berhasil mengintersepsi drone musuh sebelum memasuki wilayah udara terlarang pada Selasa.
“Upaya yang bersifat bermusuhan dan teroris ini merupakan upaya kedua untuk menargetkan Mekkah, menyusul upaya pertama menggunakan rudal balistik pada 27 Juli,” bunyi pernyataan koalisi pimpinan Saudi.
Sementara, kelompok Houthi membantah telah menargetkan Mekkah. Hizam al-Assad, anggota biro politik Houthi menyebut klaim itu sebagai sebuah kebohongan.
“Klaim mengenai pernagetan kota suci Mekkah adalah kebohongan menjijikkan yang sudah pernah dilontarkan sebelumnya dan tidak lagi dapat memperdaya siapa pun,” ujar Hizam dalam sebuah unggahan di X.*




