Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PM Inggris Bilang Sebagian Unjuk Rasa Pro-Palestina Bisa Dilarang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2026 14:04 2:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2026 14:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam wawancara yang disiarkan hari Sabtu (2/5/2026) mengatakan bahwa pelarangan atas sebagian aksi unjuk rasa pro-Palestina bisa dibenarkan, khususnya yang menyerukan supaya intifada disebarluaskan.

Politisi Partai Buruh itu mendapatkan tekanan untuk bertindak setelah beberapa insiden serangan antisemit terjadi, termasuk pekan ini, ketika dua pria ditikam di daerah pinggiran London, Golders Green, di mana banyak orang Yahudi bermukim.

Tersangka seorang pria berusia 45 tahun warga Inggris kelahiran Somalia dinyatakan harus mendekam di dalam tahanan saat dihadirkan untuk pertama kalinya di pengadilan hari Jumat dengan dakwaan percobaan pembunuhan, lansir AFP.

Starmer hari Kamis mengunjungi lokasi kejadian dan layanan ambulan sukarela Yahudi. Di sana dia dicemooh oleh sebagian warga lokal, yang menuduhnya tidak berbuat cukup untuk melindungi mereka.

Mereka juga mengecam para aktivis pro-Palestina yang melakukan aksi jalan kaki di beberapa kota di Inggris, yang dimulai sejak serangan Hamas 7 Oktober 2023 yang memicu peperangan di Gaza.

Baca Juga

Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

Starmer, yang merupakan seorang mantan pengacara HAM dan kepala kejaksaan yang memiliki seorang istri keturunan Yahudi, mengatakan banyak orang Yahudi yang mengatakan kepada dirinya bahwa mereka terganggu dengan seringnya aksi protes antisemit.

“Saya sangat mendukung kebebasan berekspresi, aksi protes damai,” katanya kepada BBC yang mewawancarainya. “Namun, ketika ada seruan-seruan semacam ‘globalize the intifada’, itu sangat keterlaluan,” kata Starmer.

“Tentunya harus ada tindakan yang lebih tegas untuk itu,” ujarnya.

Intifada merujuk pada gerakan perlawanan rakyat sipil Palestina terhadap penjajahan Israel tahun 1987-1993 dan awal 2000-an.

Starmer mengatakan dia ingin mengatur penggunaan bahasa yang dipakai dalam berbagai aksi supaya lebih ketat dan ada “kalanya” ketika para pengunjuk rasa harus berhenti sama sekali.

Dia menambahkan bahwa sudah dilakukan beberapa kali pembicaraan perihal tindakan apa yang kiranya bisa diambil untuk menindak hal tersebut.

Bulan Desember tahun lalu, polisi di London dan Manchester mengatakan bahwa mereka akan menangkap siapa saja yang meneriakkan seruan “globalize the intifada.”

Komunitas Yahudi di Inggris memandang seruan tersebut “sangat sangat berbahaya,” kata Starmer.

Hari Kamis (30/4/2026), Inggris menaikkan status waspada ke level dua tertinggi “severe”, antara lain karena serangan terhadap warga Yahudi di Golders Green belum lama ini, serta ancaman dari kelompok ekstremis dan kanan-jauh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon Setujui Penjualan Militer Bernilai $8,6 Miliar ke Israel, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Tulisan selanjutnya Perang Iran Dongkrak Ongkos Kapal Berimbas ke Pengungsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

Berita
17 September 2026 20:49
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Terbaru

  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

17 September 2026 21:10
Berita

Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

17 September 2026 17:50
Berita

Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza

17 September 2026 16:56
Berita

Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

17 September 2026 16:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?