Hidayatullah.com– Polisi mengatakan seorang warga negara Yunani hari Jumat (29/5/2026) dijerat dakwaan membantu dinas intelijen asing untuk menarget seorang jurnalis media berbahasa Parsi yang bermukim di Inggris.
Ioannis Aidinidis, 46, yang tinggal di Munich, Jerman, dituduh melanggar UU Keamanan Nasional Inggris setelah dilakukan penyelidikan oleh Counter Terrorism Policing (CTP) London, lapor Reuters.
Metropolitan Police mengatakan negara asing yang dimaksud diyakini Iran dan targetnya seorang jurnalis yang tinggal di Inggris dan bekerja untuk Iran International.
Aidinidis ditempatkan di dalam tahanan sejak diringkus di West Sussex, barat daya London, pada 16 Mei, imbuh kepolisian.
Bulan lalu, Iran International mengatakan pihaknya kerap mendapatkan intimidasi.
Pada bulan April, dua pemuda dan seorang remaja laki-laki dihadirkan di pengadilan di London dan dikenai dakwaan upaya pembakaran kantor Iran International.
Lembaga penyiaran swasta itu, yang berkantor di sebuah gedung berpenjagaan ketat di London sebelah barat, dimasukkan ke dalam daftar teroris oleh Teheran pada 2022 bersama dengan kanal BBC berbahasa Persia.
Pada 2023, atas saran polisi anti-teror Inggris, media itu menutup kantornya dan sementara bersiaran dari Washington selama tujuh bulan.
Satu tahun kemudian, salah satu reporter Iran International ditikam di dekat rumahnya di London, sehingga Scotland Yard melakukan penyelidikan.*




