Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Juni 2026 12:35 12:35 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Juni 2026 12:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pelaksanaan dam (hadyu) jamaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M menunjukkan capaian menggembirakan. Sekitar 135 ribu jamaah Indonesia menyalurkan dam melalui program resmi Adahi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi, dengan daging hasil penyembelihan diprioritaskan untuk membantu masyarakat Palestina.

Daftar isi
  • Kepercayaan Jamaah Terus Meningkat
  • Daging Dam untuk Palestina
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan jamaah terhadap mekanisme resmi yang disediakan otoritas Arab Saudi, sekaligus mencerminkan tata kelola layanan dam yang semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

Koordinator Bidang Bimbingan Ibadah dan Dam PPIH Arab Saudi, M Afief Mundzir, menyampaikan hal itu saat meninjau fasilitas penyembelihan hewan dam Adahi di Makkah, Senin (01/06/2026), usai rangkaian puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah, tahun ini jamaah haji kita dapat menyalurkan dam melalui saluran resmi yang ditetapkan otoritas Kerajaan Arab Saudi. Jumlahnya sangat besar dan ini menjadi bukti bahwa layanan haji dapat dikelola dengan baik, aman, nyaman, serta akuntabel,” ujarnya.

Menurut Afief, pelaksanaan penyembelihan hewan dam pada Hari Tarwiyah berlangsung lancar. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa sistem pengelolaan layanan haji yang kini berada di bawah koordinasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mampu memberikan kemudahan sekaligus kepastian layanan bagi jamaah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Kepercayaan Jamaah Terus Meningkat

Berdasarkan data yang dihimpun PPIH Arab Saudi, jumlah jamaah Indonesia yang menyalurkan dam melalui program Adahi mencapai hampir 135 ribu orang. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu kontributor terbesar dalam program dam resmi pada musim haji tahun ini.

Afief yang juga menjabat Direktur Bina Jamaah Haji Reguler menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran jamaah untuk menggunakan mekanisme resmi yang telah disediakan pemerintah Saudi.
Selain menjamin pelaksanaan penyembelihan sesuai ketentuan syariat, jalur resmi juga memberikan kepastian dalam proses distribusi daging serta memudahkan pengawasan dan pertanggungjawaban program secara menyeluruh.

“Penggunaan saluran resmi memberikan jaminan bahwa penyembelihan dilakukan sesuai syariat dan distribusi hasilnya dapat dipantau secara jelas. Ini penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan dam,” katanya.

Ia berharap tata kelola dam pada musim haji mendatang dapat terus disempurnakan sehingga pelayanan kepada jamaah semakin efektif dan terpercaya.

Daging Dam untuk Palestina

Dalam kesempatan tersebut, Afief juga mengungkapkan bahwa daging hasil penyembelihan hewan dam dari jamaah Indonesia tahun ini akan diprioritaskan untuk masyarakat Palestina.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan sekaligus tindak lanjut atas arahan Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia agar manfaat dam jamaah Indonesia dapat dirasakan oleh masyarakat yang sedang menghadapi situasi kemanusiaan yang berat.

“Sebagaimana tahun lalu, Adahi telah menyalurkan bantuan ke Palestina. Tahun ini, arahan dari Pak Menteri dan Pak Wamen sangat jelas agar daging dam dari jamaah Indonesia dapat diprioritaskan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Afief menjelaskan, komitmen tersebut telah disampaikan langsung oleh pengelola program Adahi kepada petugas haji dan rombongan media Indonesia saat melakukan peninjauan ke fasilitas pemotongan hewan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, langkah tersebut memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan ibadah haji jamaah Indonesia karena tidak hanya memenuhi kewajiban syariat, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi jamaah haji Indonesia. Ibadah yang mereka tunaikan tidak hanya bernilai personal, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara yang membutuhkan bantuan kemanusiaan,” katanya.

Dengan partisipasi hampir 135 ribu jamaah, Indonesia kembali menunjukkan peran penting dalam pelaksanaan program dam resmi Adahi. Selain memperkuat tata kelola ibadah haji yang tertib dan akuntabel, kontribusi tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian jamaah Indonesia terhadap isu-isu kemanusiaan global, khususnya bagi masyarakat Palestina.*

Redaktur: Nashirul Haq
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Daging DamDam HajiHaji 2026
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Tulisan selanjutnya Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran

Berita
12 Juli 2026 09:49
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?