Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2026 15:12 3:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2026 15:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sampai seribu korban bisa ambil bagian dalam persidangan mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte yang akan digelar di International Criminal Court (ICC), menurut ICC Assistant to Counsel Kristina Conti.

Dalam wawancara dengan ANC pada 31 Mei 2026 seperti yang dilansir situs berita Philstar.com, Conti mengatakan jumlah saksi potensial dalam kasus ini diperkirakan berkisar antara 500 hingga 1.000 orang.

Dia menjelaskan bahwa beberapa orang dari keluarga yang sama dapat dikenali sebagai korban individu. “Jika ada lima anggota dalam satu keluarga, kelimanya masing-masing dapat dianggap sebagai korban. Jika mereka mengajukan satu formulir rumah tangga saja, itu dihitung sebagai satu permohonan. Berdasarkan angka saat ini, lebih dari 500 orang masih menyatakan minat, sehingga totalnya bisa mencapai sekitar 1.000 orang,” paparnya.

Para korban berkaitan dengan kebijakan perang melawan narkoba yang digalakkan Duterte semasa menjabat presiden. Kelompok-kelompok peduli HAM menyebut tidak kurang dari 30.000 orang tewas akibat penangkapan dan perburuan besar-besaran terhadap pengguna dan pengedar narkoba. Mantan kepala kepolisian di era Duterte, Senator Ronald “Bato” dela Rosa — salah satu tokoh kunci dalam kebijakan anti-narkoba tersebut — juga dicari oleh ICC.

Pengadilan pidana internasional itu pertama kali membuka aplikasi korban pada 2021 dan, menyusul penetapan Duterte sebagai terdakwa pada April 2026, permohonan yang diajukan terus bertambah.

Baca Juga

Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Kasus Duterte ini dijadwalkan akan mulai disidangkan pada 30 November 2026. Pihak jaksa penuntut sudah mengisyaratkan bahwa mereka berencana akan memanggil antara 60 hingga 70 saksi, termasuk sekitar 31 orang dalam.

Duterte didakwa melakukan tindak kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan yang berkaitan dengan narkoba yang diduga dilakukan antara tahun 2013 dan 2018.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Tulisan selanjutnya UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

permukiman ilegal instagram
Berita

‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Berita
9 September 2026 15:56
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Terbaru

  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

11 September 2026 10:03
Berita

Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’

10 September 2026 15:17
Berita

Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS

10 September 2026 14:13
Berita

Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

10 September 2026 13:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?