Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juni 2026 16:49 4:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juni 2026 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pesepakbola Paraguay Miguel Almiron menjadi pemain pertama di ajang Piala Dunia yang diusir dari lapangan karena menutup mulutnya saat berbicara dengan seorang lawannya saat laga versus Turki di San Francisco.

Almiron, 32, menutup mulutnya dengan tangan saat berbicara kepada pemain Turki Mert Muldur, yang kemudian langsung memberitahukan seorang ofisial yang berdiri di sampingnya, lansir BBC Sabtu (20/6/2026).

Menyusul pemeriksaan terhadap rekaman video assistant referee (VAR), wasit Ivan Barton asal El Salvador mengumumkan kepada penonton bahwa dia mengeluarkan bekas gelandang Newcastle United itu dari lapangan.Insiden itu terjadi tidak lama menjelang paruh pertama berakhir dengan keunggulan Paraguay 1-0. Beruntung meskipun pemainnya berkurang satu Paraguay bisa menahan Turki di skor yang sama sampai pertandingan berakhir.

Mereka akan menjadi salah satu dari 32 tim yang melaju ke babak selanjutnya apabila berhasil mengalahkan lawan satu grup Australia pada hari Jumat.

Mengomentari kejadian itu di acara BBC Radio 5 Live, bekas penyerang Republik Irlandia Clinton Morrison berkata, “Kalau Anda mengetahui aturannya, maka seharusnya Anda tidak melakukannya. Anda harus menghargai wasit dan VAR yang mengambil keputusan itu.”

Baca Juga

Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat

“Tidak semua orang akan setuju dengan keputusan itu, tetapi begitulah aturannya, Anda harus mematuhi peraturan,” ujarnya.

Aturan baru ini diterapkan untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia.

Keputusan untuk memberlakukannya diambil dalam rapat khususInternational Football Association Board (IFAB) di Vancouver pada April 2025.

Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menyatakan menyambut baik pemberlakuan sanksi seperti ini, dan menyebut wasit harus bekerja dengan “asumsi awal” bahwa pemain memang telah mengucapkan “sesuatu yang tidak seharusnya mereka katakan”.

Keputusan final sepenuhnya berada di tangan wasit, yang akan mempertimbangkan seluruh keadaan sebelum memberikan kartu merah.

Isu pemain menutup mulut saat berbicara menjadi sorotan pada Februari, ketika pemain sayap Benfica Gianluca Prestianni menarik bajunya ke atas mulut saat berbicara dengan Vinicius Jr dari Real Madrid dalam laga Champions League.

Pemain internasional Argentina itu dituduh melakukan pelecehan rasial – tuduhan yang dia bantah – dan dijatuhi larangan bertanding sementara selama satu laga. Setelah investigasi oleh UEFA, Prestianni justru dinyatakan bersalah melakukan tindakan homofobia dan dijatuhi larangan enam laga – tiga di antaranya ditangguhkan.

Almiron sebelumnya terkena dampak aturan baru lain dalam laga pembuka Grup Piala Dunia Paraguay melawan Amerika Serikat.

Wasit awalnya memberi kartu kuning kepada bek Amerika Tim Ream karena dianggap melanggar Almiron, tetapi setelah ditinjau VAR, diputuskan bahwa Almiron melakukan diving, dan kartu kuning justru diberikan kepada pemain Paraguay itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
Tulisan selanjutnya Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo

Berita
2 November 2026 12:29
Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’
Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah

Terbaru

  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
  • Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang
  • Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

5 November 2026 17:30
Berita

Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

5 November 2026 16:51
Berita

Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan

5 November 2026 16:11
Berita

Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang

5 November 2026 14:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?