Hidayatullah.com– Kementerian Kesehatan Suriah hari Jumat (3/7/2026) mengatakan korban tewas akibat serangan bom di sebuah kafe di Damaskus pada hari Kamis menjadi 10 orang sementara 21 lainnya terluka.Serangan itu — yang paling mematikan sejak serangan bom bunuh diri atas sebuah gereja tahun lalu — sampai berita ini ditulis belum ada yang mengaku sebagai pelakunya.
Ledakan terjadi di dekat sebuah gedung pemerintah yang dikenal sebagai Palace of Justice, di daerah Hijaz di mana banyak pengadilan Suriah berada.
Pihak berwenang mengatakan ledakan disebabkan leh sebuah alat peledak yang diletakkan di tempat tersebut. Bom rakitan itu berbobot sekitar satu kilogram dan dibungkus dengan potongan-potongan logam, lansir AFP.
Kementerian Kesehatan sebelumnya mengatakan 9 orang tewas dan 20 orang lainnya terluka.Damaskus menjadi target banyak serangan dan insiden maut sejak pemerintahan baru pimpinan Presiden Ahmed al-Sharaa berkuasa, menyusul kaburnya Bashar al-Assad ke Rusia pada Desember 2024.
Sejauh ini serangan atas sebuah gereja di Damaskus pada Juni 2025 menjadi yang paling banyak memakan korban dengan 25 nyawa melayang. Pihak berwenang menuding ISIS sebagai pelaku serangan tersebut.
Beberapa waktu terakhir juga terjadi sejumlah insiden, termasuk pembunuhan atas seorang tentara dalam peristiwa bom mobil di Kota Tua Damaskus.*




