Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2026 10:50 10:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2026 10:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Aparat keamanan Pakistan yang dibantu dengan helikopter-helikopter mliter membuuh 75 pemberontak dalam operasi selama beberapa hari yang menarget kelompok separatis yang dituduh berada di belakang serangkaian serangan terhadap tentara, polisi dan warga sipil di Provinsi Balochistan, kata pejabat setempat hari Jumat (10/7/2026).

Hasil operasi itu diumumkan satu hari setelah Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengunjungi ibu kota Provinsi Balochistan, Quetta, dan mengatakan kepada keluarga dari 42 orang korban serangan selompok separatis bahwa pengorbanan mereka tidak sia-sia dan para pelakunya akan dimintai pertanggungjawaban, lansir Associated Press.

Menurut pemerintah Balochistan, operasi itu melibatkan tentara, aparat penjaga perbatasan Frontier Corps dan petugas kepolisian. Operasi dimulai pada Senin malam (6/7/2026) setelah puluhan anggota kelompok separatis Baloch Liberation Army (BLA) menyerang pos kepolisian di Bendungan Mangi Dam, yang memasok kebutuhan air bersih jutaan penduduk Quetta dan sekitarnya.

Dalam serangan pertama sembilan polisi dan 15 pelaku serangan tewas. Para penyerang kemudian menculik 18 petugas kepolisian, yang kemudian ditemukan dalam keadaan ditutup matanya dan ditembak mati setelah mereka melarikan diri ke daerah pegunungan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pakistan mengatakan BLA dan Taliban Pakistan memiliki tempat persembunyian di Afghanistan dan menerima sokongan dari India. Kabul dan New Delhi membantah hal tersebut.

Baca Juga

Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA

Pemerintah Pakistan menyetujui kompensasi 11,1, juta rupee ($39.000) bagi keluarga dari masing-masing anggota kepolisian yang tewas dalam serangan-serangan tersebut.

Balochistan merupakan provinsi di Pakistan yang memiliki wilayah terluas tetapi paling jarang penduduknya. Kelompok-kelompok yang dipimpin etnis Baloch sejak lama menuntut otonomi yang lebih besar atau kemerdekaan bagi daerah tersebut. Di sana juga kerap terjadi serangan yang dilancarkan oleh Tehrik-i-Taliban (TTP), kelompok pemberontak Pakistan yang terpisah tetapi bersekutu dengan Taliban Afghanistan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Tulisan selanjutnya Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional

Berita
8 Juli 2026 05:54
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Terbaru

  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

10 Juli 2026 05:00
Berita

Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35

9 Juli 2026 21:24
Berita

Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital

9 Juli 2026 19:30
Berita

MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

9 Juli 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?