Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juli 2026 20:18 8:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juli 2026 20:18
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kamera tersembunyi yang dipasang seorang cucu yang khawatir akan keselamatan kakeknya, menjadi bukti tak terbantahkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang wanita asisten rumah tangga terhadap pria berusia 97 tahun penderita demensia yang dirawatnya. Pengadilan di Singapura mengganjar wanita asal Indonesia itu dengan hukuman bui 18 bulan.

Siti Nurhayati Marwi Animan, 40, akhirnya mengaku melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap majikan tuanya pengguna kursi roda, penderita demensia dan sehari-hari sepenuhnya mengandalkan bantuan orang lain dalam menjalani hidupnya. ART itu tidak lagi dapat mengelak setelah rekaman video menunjukkan bahwa ia berulang kali memukul, menusuk, dan menyerangnya selama beberapa hari di bulan Oktober 2025, lapor CNA. (12/7/2026).

Hakim distrik Arvindren R saat pembacaan hukuman hari Jumat pekan lalu mengatakan bahwa ditemukan lebam pada tubuh si kakek sebelum insiden terjadi sehingga si cucu berinisiatif untuk memasang kamera tersembunyi.

Rekaman video menunjukkan Siti memukul pria jompo itu di bagian kepala, wajah, perut, lengan dan kaki, menusuk matanya, melontarkannya ke sofa, memukulinya dengan gagang kemoceng, bahkan menarik alat kelaminnya, sementara korban tidak berdaya untuk membela diri, lapor CNA.

Jaksa penuntut mengatakan tindak kekerasan itu baru diketahui setelah cucu korban menaruh curiga karena menemukan lebam baru pada tubuh kakeknya hampir setiap hari. Oleh karenanya ia lantas memasang kamera tersembunyi yang dapat dipantau secara langsung dari jarak jauh.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Selama tiga hari berturut-turut, kamera merekam tindak kekerasan yang dilakukan Siti terhadap korban. Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus itu ke kepolisian pada awal bulan November 2025.

Siti awalnya membantah tuduhan, tetapi akhirnya mengakui perbuatannya setelah polisi menunjukkan bukti video kepadanya.

Dia kemudian mengatakan kepada penyidik bahwa dirinya merasa lelah dan frustrasi saat merawat pria lanjut usia itu dan mengurus pekerjaan rumah tangga setiap hari. Wanita itu meminta maaf di pengadilan.

“Saya benar-benar minta maaf,” kata Siti setelah mengaku bersalah, menambahkan bahwa dia menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Hakim mengatakan demensia yang diderita korban artinya ia tidak bisa mengingat kembali kejadian yang dialaminya secara akurat atau melaporkan apa yang terjadi, sehingga tindak kekerasan itu sulit untuk dideteksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Tulisan selanjutnya Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?