Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Juli 2026 14:09 2:09 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Juli 2026 14:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah federal Belgia mensahkan larangan impor barang-barang yang diproduksi di pemukiman ilegal ‘Israel’ di wilayah Palestina yang diduduki. Hal ini menambah panjang daftar negara melarang perdagangan dengan entitas terkait Zionis ‘Israel’.

Keputusan tersebut diambil pada rapat kabinet terakhir pemerintah sebelum liburan musim panas, menurut laporan Kantor Berita Belgia (Belga) pada hari Sabtu. Sesuai dengan komitmen mereka pada tahun lalu terkait genosida ‘Israel’ di Gaza.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot mendesak rekan-rekan Uni Eropa dalam pertemuan tertutup di Brussels untuk memberlakukan larangan di seluruh blok, menuduh Komisi Eropa menawarkan para menteri “sekadar umpan” daripada rencana nyata untuk bertindak.

Argumen untuk kontrol yang lebih ketat diperkuat tahun ini oleh investigasi Global Echo Litigation Center, yang memeriksa lebih dari 30.000 dokumen ekspor yang mencakup ribuan pengiriman pertanian ‘Israel’ ke Eropa.

Sedikitnya satu dari enam kiriman berisi barang-barang yang ditanam di permukiman di Tepi Barat atau Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dan angka ini meningkat menjadi hampir satu dari lima kiriman yang ditujukan untuk negara-negara Uni Eropa.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Investigator menemukan bahwa para eksportir berupaya menyembunyikan bahwa produk mereka berasal dari Palestina dengan melabelinya dengan label ‘Israel’, mencampurnya dengan stok asli ‘Israel’, atau mengirimkannya ke alamat yang tidak terkait dengan tempat penanamannya.

Uni Eropa adalah mitra dagang terbesar ‘Israel’, membeli hampir 30 persen ekspornya dan menyumbang hampir sepertiga dari total perdagangan barangnya, senilai 43 miliar euro (49 miliar dolar AS) tahun lalu.

Belgia bergabung dengan daftar negara yang tidak lagi menunggu tindakan Uni Eropa secara keseluruhan.

Spanyol memberlakukan larangan tersebut dalam undang-undang pada September lalu, Belanda menyetujuinya pada Mei, dan Slovenia mengadopsi langkah serupa awal tahun ini.

Perbedaan antara 27 negara anggota Uni Eropa telah mempersulit blok tersebut untuk bertindak tegas dalam masalah ini.

Parlemen Irlandia mengesahkan larangannya sendiri pada 15 Juli, beberapa hari sebelum langkah Belgia.

Gelombang larangan berskala nasional ini menyusul upaya Uni Eropa awal bulan ini untuk mengoordinasikan tindakan di antara negara-negara anggotanya.

Komisi Eropa dilaporkan telah mengedarkan sebuah dokumen ke ibu kota negara-negara Uni Eropa yang menjabarkan tiga pilihan: larangan impor, skema perizinan, atau tarif tinggi untuk barang-barang yang terkait dengan pemukiman. Namun, tidak ada keputusan yang diambil.

Lima mantan pejabat Eropa, termasuk mantan Perdana Menteri Italia Enrico Letta dan mantan Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel, menerbitkan seruan bersama agar Uni Eropa mengadopsi larangan di seluruh blok.

Mereka berpendapat bahwa larangan nasional seperti yang diterapkan Belgia hanya memiliki bobot terbatas, karena barang yang melewati bea cukai di satu negara anggota dapat bergerak bebas di seluruh blok lainnya.

Larangan tersebut, tulis mereka, tidak akan sama dengan sanksi terhadap ‘Israel’ tetapi hanya akan menyelaraskan kebijakan perdagangan Uni Eropa dengan pembatasan yang telah diterapkan sebelumnya, termasuk pada mineral konflik dan barang yang dibuat dengan kerja paksa.

Beberapa negara Uni Eropa, termasuk Spanyol, Italia, dan Jerman, juga telah bertindak untuk membatasi ekspor senjata ke ‘Israel’ terkait perang di Gaza.

‘Israel’ telah menduduki Tepi Barat sejak 1967. Lebih dari 500.000 pemukim ‘Israel’ tinggal di wilayah tersebut, tidak termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, di antara sekitar tiga juta warga Palestina.

Dalam opini penasihat Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan bahwa pendudukan ‘Israel’ atas tanah Palestina dan pemukimannya di Tepi Barat adalah ilegal dan negara-negara harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah hubungan perdagangan atau investasi yang membantu mempertahankan situasi tersebut.

Pemerintah Zionis ‘Israel’ saat ini secara terbuka membanggakan diri sebagai pemerintah yang paling mendukung pemukiman di Tepi Barat dalam sejarah berdirinya mereka. Sejak pemerintahan Netanyahu dibentuk pada akhir tahun 2022, Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, telah menyaksikan percepatan yang signifikan dalam aktivitas pemukiman.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belgiaboikot IsraelHeadlineUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Tulisan selanjutnya SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?