Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juli 2026 19:21 7:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juli 2026 19:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Untuk menghadapi tantangan dakwah masa kini, lembaga dakwah perlu banyak diskusi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat, Dr. Akmal Sjafril, saat membuka perhelatan Muslim Network Forum 2026 yang digelar Ahad (19/07) silam di Kantor INSISTS di Kalibata, Jakarta Selatan.

Akmal mengingatkan bahwa hal yang disampaikannya itu lebih mudah dibicarakan ketimbang dilaksanakan. “Persoalannya, kultur diskusi itu perlu dibangun terlebih dahulu. Sebagian di antara umat kita masih belum terbiasa berdiskusi. Beda pendapat disangka beda manhaj, berdebat dipandang sebagai pembangkangan, dan pimpinan diposisikan sebagai pihak yang tak mungkin salah. Semua hal ini mempersulit tumbuhnya iklim yang baik untuk membangun kultur diskusi,” ungkap Akmal.

Persoalan lain yang menyebabkan jarang terjadinya diskusi adalah sebagian orang memang merasa tidak butuh diskusi. “Ini pun penyebabnya bisa bermacam-macam. Ada yang, misalnya, menggampangkan masalah, misalnya dengan mengatakan bahwa masalah umat ini akan mudah diselesaikan, asalkan kita mau kembali kepada Qur’an dan Sunnah. Kata-kata itu benar, namun simplistis, sebab kembali kepada Qur’an dan Sunnah bukan persoalan mudah, dan yang ngomong begitu pun belum tentu semua tindakannya sudah sejalan dengan Qur’an dan Sunnah. Kalau memang persoalan umat ini gampang diselesaikan, kenapa tidak selesai-selesai?” ujar doktor sejarah ini.

Adakalanya, persoalan para da’i adalah tidak melakukan update terhadap persoalan-persoalan kontemporer umat. Karena itu, dari tahun ke tahun dakwah dijalankan dengan cara yang sama tanpa inovasi sama sekali.

“Pada kenyataannya, ada hal-hal tertentu yang dahulu tidak terlalu relevan untuk dibahas, namun menjadi tantangan berat di zaman sekarang. Kalau zaman sekarang dakwah tidak menyentuh persoalan feminisme, penyimpangan seksual, kesehatan mental, dan politik internasional, maka kasihan sekali umat kita, sebab hal-hal itulah yang mereka hadapi sehari-hari,” ungkap lelaki berdarah Minang ini.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Karena begitu kompleksnya permasalahan umat di zaman ini, maka lembaga-lembaga dakwah perlu terus melakukan inovasi dan kolaborasi. “Diskusi perlu digalakkan secara internal, agar setiap lembaga dakwah bisa memberikan respon yang tepat terhadap tantangan zaman. Selain itu, kita juga perlu membangun kultur diskusi antarlembaga dakwah, seperti yang kita lakukan di Muslim Network Forum ini,” papar Akmal lagi.

Dalam perhelatan yang mengambil tema “Building Strategic Collaboration For Palestine” ini, SPI mengundang berbagai lembaga dakwah berbasis pemuda di wilayah Jabodetabek.

“Kami sengaja mengundang lembaga-lembaga dakwah berbasis pemuda, karena memang anak-anak mudalah yang paling siap untuk melakukan terobosan baru. Alhamdulillaah, sebagai langkah awal, hari ini kami menjamu delegasi dari berbagai lembaga dakwah kampus, rohis, remaja masjid dan komunitas keislaman di sekitar Jabodetabek. Mudah-mudahan di masa depan SPI bisa membuat forum diskusi yang lebih besar dan lebih baik lagi,” pungkas Akmal.

Muslim Network Forum perdana ini diselenggarakan bertepatan dengan Milad ke-12 SPI, dan direncanakan akan menjadi kegiatan rutin tahunan sebagai forum untuk mendiskusikan persoalan-persoalan Dunia Islam. (SPI Media Center)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineinsistlembaga dakwahMuslim Network Forum 2026Sekolah Pemikiran Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Tulisan selanjutnya ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?