Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Juli 2026 12:12 12:12 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Juli 2026 12:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas Zionis melarang siapapun yang menyebut ‘Israel’ sebagai negara Apartheid untuk menginjakkan kaki di tanah penjajahannya. Larangan itu berlaku bahkan bagi pekerja kemanusiaan dan aktivis HAM.

Melansir Quds News Network pada Selasa (21/07/2026), larangan itu disampaikan oleh Alex Stein, seorang hakim Mahkamah Agung ‘Israel’ dalam sidang yang membahas keputusan Zionis melarang organisasi kemanusiaan internasional untuk beroperasi di Palestina.

Alex Stein mengatakan siapa pun yang menggambarkan Israel sebagai negara apartheid “tidak berhak menginjakkan kaki” di sana, menganggap kata itu sebagai bagian dari rencana untuk mengakhiri keberadaan ‘Israel’. Padahal, pengadilan tertinggi dunia telah menyatakan ‘Israel’ bertanggung jawab atas Apartheid pada dua tahun lalu.

Sejumlah kelompok kemanusiaan internasional mengajukan gugatan ke pengadilan setelah ‘Israel’ menolak permintaan mereka untuk terus beroperasi dan melayani penduduk Palestina.

Panel hakim yang terdiri dari tiga hakim, Yael Willner, Ruth Ronnen, dan Stein, menerima argumen negara bahwa mereka dapat mempertimbangkan apa yang disebutnya sebagai delegitimasi ‘Israel’ ketika memutuskan apakah akan mengizinkan kelompok-kelompok tersebut untuk bekerja, dan merekomendasikan agar para pemohon menarik banding mereka.

Baca Juga

Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Stein berdalih menyebut ‘Israel’ sebagai negara apartheid bukanlah kritik yang benar dan menyebut ucapan itu melanggar batas.

Gugatan tersebut diajukan oleh Save the Children, yang telah bekerja di wilayah pendudukan dan di seluruh dunia selama bertahun-tahun, kelompok Italia CESVI, dan organisasi Swedia Diakonia.

Panel tersebut mengutip pernyataan yang dikaitkan dengan kelompok-kelompok tersebut dan hubungan beberapa di antaranya dengan Islamic Relief, yang dilarang oleh ‘Israel’ pada tahun 2014, untuk membenarkan penolakan izin operasi mereka. Willner, yang memimpin panel tersebut, mengatakan bahwa negara memiliki hak dan kewajiban untuk melindungi diri dari badan-badan yang mengecam atau memboikotnya, dan bahwa hal ini tidak membenarkan intervensi pengadilan.

Larangan itu sendiri didasarkan pada resolusi kabinet yang diadopsi dua tahun lalu yang menetapkan ketentuan ketat untuk kegiatan kemanusiaan di wilayah pendudukan, termasuk ketentuan bahwa setiap kelompok yang mempromosikan delegitimasi ‘Israel’ tidak akan diizinkan untuk beroperasi.

Pengacara organisasi-organisasi tersebut berpendapat bahwa kritik terhadap negara adalah ekspresi yang sah, bahwa Islamic Relief adalah badan internasional besar yang diakui oleh Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan bahwa kelompok-kelompok tersebut tidak bekerja sama dengannya di Gaza dan Tepi Barat. Pengadilan menolak argumen-argumen tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:apartheidHeadlineisraelOrganisasi kemanusiaanpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Tulisan selanjutnya MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

21 Juli 2026 22:15
Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

21 Juli 2026 19:48
Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

21 Juli 2026 19:08
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?