Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2026 10:55 10:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Agustus 2026 10:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Seorang wanita di Austria menggugat ke pengadilan pemerintah kota Wina atas kebijakan toilet umum berbayar yang dianggap diskriminatif terhadap kaum Hawa dan hanya menguntungkan kaum Adam.

“Saya sedang di taman bersama seorang teman dan kami berdua perlu menggunakan kamar mandi. Dia bisa masuk dengan gratis, tetapi saya harus membayar 50 sen. Saya berpikir dalam hati: Bagaimana mungkin?” kata Melanie Gradik, 27, kepada AFP di taman Augarten di ibu kota Austria, Wina.

“Saya ingin semua orang bisa menggunakan kamar mandi dengan setara. Entah kita semua membayar 50 sen atau tidak ada yang membayar 50 sen sama sekali,” tegasnya.

“Ini bukan soal uang,” ujar Gradik. “Ini hal kecil, tetapi ini juga merupakan contoh bagaimana perempuan diperlakukan tidak setara dalam kehidupan sehari-hari.”

Menurut pengacaranya, Petra Laback, fakta bahwa beberapa fasilitas umum menyediakan urinal (toilet kecil untuk pipis berdiri) gratis untuk pria telah menciptakan ketidaksetaraan antara jenis kelamin.

Baca Juga

Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa

Apabila Gradik memenangkan kasusnya, ini bis menjadi preseden di seluruh Austria, kata pengacara tersebut. “Ini pasti akan berdampak pada kota-kota lain.”

Saat ini kota Wina memiliki 168 fasilitas toilet yang dikelola pemda, 139 di antaranya gratis untuk digunakan.

Menurut pihak berwenang kota, 29 fasilitas yang mengutip biaya melakukannya karena mereka mempekerjakan petugas toilet.

Petugas tersebut yang menjaga kebersihannya dan memastikan fasilitas berfungsi dengan baik terutama di jam-jam ramai, kata Sandra Holzinger kepada AFP.

“Di 29 fasilitas ini, biaya penggunaan sebesar 50 sen harus dibayarkan untuk penggunaan bilik oleh orang-orang dari semua jenis kelamin,” katanya, seraya menambahkan bahwa urinal juga disediakan “untuk mencegah bau pesing yang disebabkan oleh buang air kecil sembarangan di ruang publik”.

Namun bagi profesor hukum Anna Gamper dari Universitas Innsbruck, sistem ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kesetaraan.Menurut hukum Austria, “perbedaan antara pria dan wanita hanya dapat dibuat jika ada pembenaran objektif khusus untuk itu”, katanya.

Dalam kasus toilet umum ini, pembenaran seperti itu “tampaknya tidak ada” karena biaya membangun, memelihara, dan membersihkan bilik dan urinal pada dasarnya sama, papar profesor itu.

Bahkan meskipun bilik toilet mungkin sedikit lebih mahal untuk dirawat atau mengonsumsi lebih banyak air, hal ini belum cukup untuk dijadikan alasan membenarkan perbedaan harga dibandingkan dengan urinal, tambahnya.

Argumen bahwa pria juga harus membayar untuk menggunakan bilik toilet tidak berdasar karena mereka masih memiliki pilihan gratis yang tidak tersedia bagi wanita.

Menurut pandangan Gamper, perempuan seharusnya tidak dirugikan secara finansial disebabkan anatomi tubuh mereka atau karena mereka membutuhkan bilik toilet untuk alasan keamanan, misalnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan di Austria menghadapi beberapa biaya tambahan dibandingkan dengan laki-laki , seperti harus membayar produk menstruasi dan kosmetik yang lebih mahal, kata juru bicara untuk Elke Hanel-Torsch, pejabat kota Wina yang bertugas menangani isu-isu kewanitaan, seperti dilansir AFP Sabtu (15/8/2026).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”

Berita
11 Agustus 2026 21:40
70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
Miftachul Akhyar Sebut Ikhtilaf Bukan Ancaman, tapi Penggerak Pemikiran Umat
Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat

Terbaru

  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

15 Agustus 2026 10:23
Berita

PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta

15 Agustus 2026 10:08
Berita

Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak

15 Agustus 2026 09:43
Berita

Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’

15 Agustus 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?