Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 September 2026 16:18 4:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 September 2026 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Suriah mulai melakukan pemusnahan material senjata kimia peninggalan rezim Bashar Al-Assad yang sudah diidentifikasi oleh tim pengawas internasional, kata utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Suriah.

“Ini merupakan proses pemusnahan perdana sejak kami dibebaskan dari rezim sebelumnya,” kata Ibrahim Olabi kepada Dewan Keamanan PBB hari Kamis (3/9/2026), seperti dilansir Asharq Al-Awsat.

“Ini juga merupakan upaya pemusnahan material senjata kimia pertama yang pernah dilakukan di dalam wilayah Suriah selama lebih dari satu dekade terakhir.”

Pada 2021, Organization for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) melucuti hak pilih Suriah setelah diketahui angkatan udara negara itu menggunakan bahan kimia perusak saraf berupa sarin dan gas klorin terhadap rakyatnya sendiri.

Namun sejak Assad digulingkan, otoritas baru di Damaskus berjanji akan bekerja sama dengan OPCW untuk memusnahkan senjata kimia rezim terdahulu yang kerap digunakan untuk membunuh rakyatnya sendiri selama 13 tahun perang sipil di Suriah.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

“Kami bertujuan untuk melindungi rakyat Suriah sehingga senjata semacam itu tidak jatuh ke tangan-tangan yang salah,” tegas Olabi.

Dia menambahkan bahwa dengan pemusnahan senjata kimia itu negaranya juga melindungi dunia dan kawasan.

“Setiap lokasi yang diamankan, setiap amunisi yang diidentifikasi, tidak hanya menghilangkan bahaya bagi Suriah, tetapi juga seluruh dunia.”

Izumi Nakamitsu, pimpinan kantor PBB untuk perlucutan senjata, mengatakan tim OPCW bulan lalu “memverifikasi penghancuran permanen 42 bom udara” oleh pihak berwenang Suriah.

“Perkembangan penting ini berarti bahwa, untuk pertama kalinya sejak 2014, OPCW telah memverifikasi penghancuran amunisi kimia dari Republik Arab Suriah,” kata Nakamitsu.

Serangan senjata kimia

Pada tahun 2013, Suriah setuju untuk bergabung dengan OPCW dan mengungkap sert menyerahkan simpanan senjata kimianya di bawah tekanan Rusia dan Amerika Serikat, dan demi menghindari serangan udara oleh Washington dan sekutunya.

Hal itu dilakukan menyusul dugaan serangan senjata kimia di Ghuta, daerah pinggiran Damaskus, yang merenggut nyawa lebih dari 1.000 orang – menurut intelijen Amerika Serikat. Serangan itu dituduhkan ke rezim Bashar Al-Assad, yang membantah tuduhan dan justru menyalahkan kelompok-kelompok pemberontak.

Rezim Assad kala itu tidak membuka semua cadangan senjata kimia yang dimilikinya dan berusaha menyesatkan tim pemeriksa internasional.

Di Dewan Keamanan PBB, Amerika Serikat mendesak pemerintah baru Suriah untuk terus bekerja sama dengan OPCW.

“Upaya kami untuk memusnahkan program senjata kimia rezim al-Assad dan mendorong akuntabilitas tidak hanya penting untuk perdamaian dan keamanan internasional, hal ini juga merupakan cara untuk menghormati para pria, wanita, dan anak-anak Suriah yang nyawanya telah direnggut,” kata utusan Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB Tammy Bruce.

China dan Rusia juga memuji kemajuan Suriah dalam upaya penghancuran bahan-bahan senjata kimia.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Tulisan selanjutnya Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?